mobilinanews (Inggris) - Mercedes menjadi favorit di awal musim menjelang musim baru di bawah peraturan teknis yang baru - tetapi Russell menegaskan bahwa tim tidak mempedulikan spekulasi apa pun.
"Kami harus meredam ekspektasi. Meskipun kami yakin tidak akan ada hal-hal yang tidak terduga tetapi kita tak pernah tahu, di lapangan " kata Russell.
Ia mencontohkan isu porpoising (laju mobil yang mental-mental seperti jalan kanguru) yang menimpa Mercedes pada musim 2022.
"Tidak ada yang memperkirakan gejala porpoising itu, jadi saat ini Anda tidak bisa mengesampingkan hal-hal semacam ini."
Di bawah siklus regulasi teknis sebelumnya, Mercedes kesulitan menemukan performa terbaik karena mengalami kendala dalam pengembangan mobilnya.
Namun, setelah mempelajari data awal dari uji coba Barcelona, Russell menjelaskan bahwa ia melihat korelasi mobil dengan simulasi untuk pertama kalinya sejak 2021. Itu membuatnya yakin tes Barcelona sangat positif karena mobil barunya, W17 bereaksi seperti yang ia antisipasi.
"Angka-angka yang kami lihat dari aerodinamika pada mobil sesuai dengan apa yang kami lihat di simulator. Cara mobil dikendalikan sesuai dengan apa yang terasa di simulator. Ini adalah sesuatu yang belum pernah kami alami sejak 2021," ucap Russell yang mengakhiri tes Barcelona dengan status tercepat kedua di bawah Lewis Hamilton (Ferrari).
Namun, mesin mobil besutan Red Bull dan Ferrari juga menunjukkan keandalan yang kuat pada tahap awal, membuat Russell waspada terhadap potensi persaingan di barisan depan.
"Kami seperti memenuhi semua yang ingin kami capai, tetapi kami tidak bisa mengabaikan rival kami. Dari apa yang telah terlihat sejauh ini, mereka benar-benar telah membuktikan diri."
"Unit daya Ferrari terlihat andal, mereka melakukan banyak putaran dan tidak jauh di belakang kami selama pengujian Dari sisi unit daya, Haas juga melakukan banyak putaran dengan mesin Ferrari.
Russell memperkirakan Red Bull dan Ferrari adalah tim yang harus mereka cermati baik dalam tes lanjutan di Bahrain maupun sepanjang kompetisi nanti.
"Sangat mungkin akan terjadi persaingan yang ketat, tetapi kami puas dengan apa yang telah kami alami sejauh ini," yakinnya.
Tes Bahrain berlangsung pada 11-13 dan 18-20 Februari. Seri pembuka musim 2025 berlangsung di GP Australia pada 8 Maret 2026. (r)