Mobilinanews (Arab Saudi) - Lintasan jalan raya Jeddah, Arab Saudi yang ikonik kembali menjadi saksi bisu pergeseran peta kekuatan di kejuaraan dunia mobil listrik ABB FIA Formula E World Championship 2026.
Pembalap andalan tim Tag Heuer Porsche, Pascal Wehrlein, berhasil mengukuhkan posisinya di puncak klasemen sementara setelah melewati pekan balap yang penuh dengan dinamika emosi dan strategi tingkat tinggi di Arab Saudi.
Keberhasilan Wehrlein kali ini berakar kuat pada performa gemilangnya di putaran ke-4. Dengan mengendarai mobil Porsche 99X Electric yang sangat kompetitif, pembalap asal Jerman tersebut menunjukkan kelasnya sebagai spesialis sirkuit jalan raya.
Sejak lampu hijau menyala, Wehrlein tampil sangat tenang dan mampu mengeksekusi strategi manajemen energi dengan sempurna serta mematahkan perlawanan sengit dari para rivalnya untuk melintasi garis finis di posisi pertama.

Kemenangan Wehrlein di Jeddah ini menjadi sebuah kemenangan krusial yang memberinya tambahan 25 poin penuh sekaligus memperlebar selisih angka di tabel klasemen yang kini selisih 6 poin dari pembalap Mahindra Racing, Edoardo Mortara di posisi kedua.
Namun, tantangan sesungguhnya datang hanya berselang satu hari pada putaran ke-5 di lokasi yang sama. Jeddah, yang dikenal dengan karakteristik sirkuit yang cepat dan teknis, menunjukkan sisi kejamnya bagi sang pemimpin klasemen.
Dalam sesi kualifikasi yang sangat ketat, Wehrlein harus berjuang keras mencari celah di lintasan yang mulai tertutup debu gurun, yang membuatnya harus memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan di papan tengah.
Selama balapan berlangsung, Wehrlein terjebak dalam kepadatan rombongan pembalap yang membuat manuver menyalip menjadi sangat berisiko. Meskipun mobilnya memiliki kecepatan yang mumpuni, ia lebih memilih untuk bermain aman guna mengamankan poin.

Meski finis di urutan ke-8 pada seri kedua di Jeddah terasa antiklimaks dibandingkan kemenangannya sehari sebelumnya, hasil tersebut terbukti lebih dari cukup untuk mempertahankan posisinya di singgasana klasemen.
Konsistensi dalam meraih poin di tengah kondisi sulit menjadi kunci utama bagi Wehrlein. Tambahan 4 poin dari posisi kedelapan tersebut menjaga margin keunggulannya dari kejaran para pesaing terdekat seperti Edoardo Mortara dan Oliver Rowland.
Keberhasilan di Jeddah ini pun memberikan dorongan moral yang sangat besar bagi seluruh tim Porsche. Mereka membuktikan bahwa kombinasi antara keandalan mesin dan ketenangan pembalap menjadi senjata mematikan dalam persaingan musim ini.
Wehrlein kini menatap seri-seri berikutnya. Dengan demikian, dunia kini menanti apakah konsistensi luar biasa ini mampu membawa Pascal Wehrlein mempertahankan mahkota kepemimpinannya hingga akhir musim.
Berikut Hasil Klasemen Sementara ABB FIA Formula E 2026: