mobilinanews (Thailand) - Sudah semakin jelas perpisahan Francesco Bagnaia dengan Ducati pada akhir musim 2026. Tim baru untuk 2027 sudah ada karena Bagnaia mengatakan sudah memutuskannya.
Sebanyak 20 dari 22 pembalap regular MotoGP akan habis kontrak dengan tim masing-masing pada akhir 2026. Setelah sekian lama dihubungkan dengan Aprilia dan Yamaha, bahkan dengan tim VR46 Ducati, Bagnaia mengatakan sudah memutuskan akan bergabung dengan tim mana pada 2027.
"Saya sudah putuskan. Beberapa hari lagi beberapa tim akan umumkan line-up 2027 mereka. Kita tunggu saja saya dimana, tunggu pengumuman dari tim saya," kata juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu.
Beberapa media Eropa menyebut Bagnaia akan berpasangan dengan Marco Bezzecchi pada musim 2027/2028 sebagaimana rumor selama ini.
Menjadikan Aprilia sebagai tim pabrikan Italia dengan pembalap All Italia. Berbeda dengan pabrikan Italia lainnya, Ducati, yang tahun depan digosipkan akan memasangkan dua pembalap Spanyol, Marc Marquez dan Pedro Acosta.
CEO Aprilia Massimo Rivola dikabarkan sudah membuat kesepakatan bersama tim Bagnaia di sela-sela tes Buriram lalu. Aprilia tak punya masalah keuangan untuk membayar gaji Bagnaia, karena bisa diambil dari budget yang selama ini diberikan kepada Jorge Martin yang dikabarkan akan berlabuh di Yamaha untuk gantikan Fabio Quartararo yang hengkang ke Honda.
Duet Bezzecchi dengan Bagnaia di Aprilia disebut-sebut para pengamat sebagai pasangan ideal untuk melawan skuad Ducati. Tak lain karena saat bersamaan motor Aprilia RS-GP juga berkembang pesat dalam 2 tahun terakhir dan tahun lalu menjadi runner-up kejuaraan konstruktor MotoGP.
Juga ideal karena Bezzecchi dan Bagnaia adalah sahabat karib sejak keduanya masih berkutat di Akademi Balap VR46.milik Valentino Rossi. Dengan persahabatan itu diyakini keduanya bisa bahu-membahu membangun Aprilia sebagai kekuatan dahsyat di MotoGP. Melepaskan ego masing-masing.
Coba dikonfirmasi oleh media motorsport.com saat tes Buriram, Rivola tidak membenarkan atau membantah datangnya Bagnaia sebagai rekan setim Bezzecchi.
"Saya tidak mengatakan ya atau tidak. Tapi, menyandingkan mereka adalah skenario sangat menarik. Saat ini fokus kami adalah membangun motor yang kompetitif dalam perebutan gelar. Dengan begitu maka pembalap papan atas akan tertarik bergabung," kata Rivola.
Bezzecchi pun berkomentar ringan saja soal kepastian Bagnaia menjadi rekan setimnya.
"Silakan Anda sebut nama siapa saja yang Anda suka untuk rekan setim saya, tapi saya benar-benar tak peduli. Saya hanya pikirkan diri saya dan performa motor," ucap Bezzecchi.
Rivola dan Bezzecchi belum bicara terbuka soal kedatangan Bagnaia. Tapi, waktu yang akan mengungkap kebenarannya. Waktu itu, kata Bagnaia, tinggal beberapa hari lagi. (r)