Bermotor Safety Saat Puasa, Perhatikan 5 Hal Ini

Kamis, 26/02/2026 15:15 WIB | Wilfrid Kolo
Para pemotor tetap fokus dan menjaga keselamatan saat berkendara di Bulan Puasa
Para pemotor tetap fokus dan menjaga keselamatan saat berkendara di Bulan Puasa

mobilinanews (Jakarta) - Berkendara sepeda motor bukan perkara mudah saat kondisi berpuasa, dikarenakan kondi fisik yang pasti menurun, lelah, kantuk, dan penurunan fokus. 

Meski begitu, faktor keamanan dan keselamatan harus tetap menjadi prioritas, pengendara diimbau untuk lebih peduli terhadap kondisi diri dan menerapkan kebiasaan berkendara aman di setiap perjalanan.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani mengatakan pemotor harus menyiapkan diri dengan baik dan tetap waspada saat berkendara.

“Keselamatan berkendara tidak hanya soal keterampilan mengendarai sepeda motor, tetapi bagaimana pengendara mempersiapkan diri sebelum berangkat dan tetap waspada selama di jalan. Saat berpuasa, berkendara menuntut lebih perhatian ekstra agar tetap aman ,” ujar Agus Sani.

Sejalan dengan hal tersebut, terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian utama para pengguna sepeda motor selama menjalani ibadah puasa.

Lima poin berikut diharapkan dapat menjadi panduan praktis agar aktivitas berkendara tetap aman, nyaman, dan selamat, sekaligus #Cari_Aman di jalan raya.

Atur Rute Perjalanan

Merencanakan rute perjalanan sangat penting sebelum berkendara. Dengan mengetahui jalur yang akan dilalui, pengendara dapat menghindari titik kemacetan saat jam sibuk yang menimbulkan stres dan kelelahan.

Rute yang lebih lancar membantu menjaga emosi tetap stabil dan konsentrasi berkendara tetap terjaga. 

Manajemen Waktu Tidur yang Baik

Kurangnya waktu istirahat merupakan salah satu penyebab utama menurunnya konsentrasi saat berkendara.

Selama Ramadan, siklus tidur sering kali terpotong karena harus bangun sahur dan menjalankan ibadah malam. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat memicu rasa kantuk berlebih hingga microsleep yang sangat berbahaya. 

Asupan yang Cukup Saat Sahur

Sahur memegang peranan penting sebagai sumber energi utama. Melewatkan sahur atau bahkan mengonsumsi makanan yang tidak seimbang dapat membuat tubuh cepat lemas dan mengantuk saat berkendara.

Asupan cairan yang cukup juga membantu menjaga kebugaran tubuh sehingga konsentrasi tetap optimal.

Pakai Perlengkapan Berkendara Lengkap

Perlengkapan berkendara bukan sekadar pelengkap, melainkan perlindungan utama bagi pengendara sepeda motor. Untuk itu, gunakan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.

Jaga Jarak Aman

Menjaga jarak aman antar kendaraan sangat krusial, terutama saat berpuasa ketika konsentrasi dapat menurun akibat rasa lelah atau haus.

Dengan jarak yang cukup, pengendara memiliki waktu reaksi yang lebih panjang untuk mengantisipasi situasi darurat di jalan. Disiplin menjaga jarak aman merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

“Saat sudah merasa lelah, mengantuk, atau kurang fokus, sebaiknya jangan memaksakan diri. Menepi dan beristirahat sejenak adalah keputusan bijak. Pastikan sahur dengan nutrisi cukup, minum air yang memadai, dan berkendara dengan kecepatan yang wajar agar tetap aman selama Ramadan,” jelas Agus Sani.