Mobilitas Tinggi, Perempuan Perlu Prioritaskan Safety Riding Saat Bermotor

Kamis, 23/04/2026 18:15 WIB | Wilfrid Kolo
Para pemotor perempuan dalam sebuah sesi latihan safety riding bareng instructor Wahana Honda
Para pemotor perempuan dalam sebuah sesi latihan safety riding bareng instructor Wahana Honda

mobilinanews (Jakarta) – Pemotor perempuan butuh kewaspadaan ditengah kondisi lalu lintas yang padat serta kondisi jalan yang beragam. Untuk itu, pemahaman mengenai safety riding bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama. 

Berkaitan dengan itu, Wahana Makmur Sejati (WMS), melalui pendekatan edukatif yang konsisten, upaya membangun budaya berkendara aman bagi perempuan terus diperkuat dengan semangat cari aman saat bermotor.

Seiring meningkatnya jumlah pengendara perempuan, tantangan di jalan turut berkembang, sehingga edukasi menjadi kunci untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.  

“Perempuan dikenal memiliki kehati-hatian yang tinggi saat berkendara, sehingga berpotensi besar menjadi pelopor keselamatan di jalan. Namun, hal tersebut tetap perlu didukung dengan pemahaman yang benar,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.

Dalam praktiknya, terdapat beberapa hal mendasar yang perlu diperhatikan oleh pengendara perempuan guna mendukung keselamatan saat berkendaraan 

Kelengkapan Safety Gear

Penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap menjadi fondasi utama keselamatan. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, serta sepatu tertutup berfungsi sebagai pelindung tubuh dari potensi cedera.

Hindari Menggunakan Rok (Pendek/Ketat) 

Pemilihan outfit berkendara perlu diperhatikan agar tidak mengganggu mobilitas. Rok yang terlalu pendek atau ketat dapat membatasi pergerakan serta berisiko saat mengendarai sepeda motor.

Penggunaan celana yang nyaman menjadi pilihan yang lebih aman untuk mendukung kendali kendaraan secara optimal.

Perhatikan Penggunaan Sein

Lampu sein merupakan bentuk komunikasi penting antar pengguna jalan. Memberikan tanda dengan benar sebelum berbelok atau berpindah jalur dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan. 

Patuhi Rambu Lalu Lintas

Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi kunci dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan di jalan.

Dengan mengikuti aturan yang berlaku, pengendara tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga berkontribusi menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Selain memahami aspek teknis, pengendara juga perlu memiliki kesadaran, disiplin, dan kepedulian terhadap kondisi sekitar. Ketika hal ini diterapkan secara konsisten, maka potensi risiko dapat ditekan secara signifikan,” lanjut Agus.

Selain teknik dan perilaku, kondisi kendaraan perlu dijaga melalui pemeriksaan rutin agar tetap optimal, seiring edukasi safety riding bagi perempuan terus diperluas lewat pelatihan dan kampanye digital.