Moto2 2026 Thailand: Mario Aji Tersungkur, Manuel Gonzalez Rajai Race Penuh Red Flag

Minggu, 01/03/2026 14:28 WIB | bagas
Manuel Gonzales - Liqui Moly Dynavolt Intact GP (Foto: IntactGP)
Manuel Gonzales - Liqui Moly Dynavolt Intact GP (Foto: IntactGP)

Mobilinanews (Buriram) Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand menjadi saksi bisu betapa kejamnya persaingan kelas Moto2 musim 2026. Di balik riuh dukungan penggemar Asia Tenggara, pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji, harus menelan pil pahit.

Meski menunjukkan performa impresif selama sesi tes pramusim dan kualifikasi yang menjanjikan, "Super Mario" gagal mengonversi modal positif tersebut menjadi poin setelah mengalami insiden kecelakaan yang mengakhiri perjuangannya lebih awal.

Balapan seri perdana ini berjalan dengan tensi tinggi sejak lampu start dipadamkan. Mario Aji, yang start dari grid ke-9 memulai balapan dengan kepercayaan diri tinggi, sebenarnya berada dalam ritme yang kompetitif untuk bersaing di barisan tengah.

Namun, petaka datang saat balapan baru memasuki putaran keempat dari total 22 lap yang direncanakan. Kehilangan kendali di Tikungan 12 yang teknis, pembalap asal Magetan tersebut terjatuh dan tidak mampu melanjutkan balapan.

Tak lama setelah insiden Mario, drama di lintasan semakin memuncak. Kecelakaan horor yang melibatkan David Alonso, Filip Salac, dan Senna Agius memaksa Race Director mengibarkan bendera merah (Red Flag).

Kondisi trek yang dipenuhi serpihan motor membuat balapan harus dihentikan total untuk pembersihan. Ironisnya, keputusan regulasi menjadi pukulan kedua bagi Mario, meski balapan diulang dengan durasi 11 putaran, ia dinyatakan tidak berhak ikut serta. 

Pasalnya, berdasarkan aturan FIM, hanya pembalap yang masih aktif bertahan hingga lap ketiga yang diizinkan melakukan start ulang, sementara Mario tersungkur tepat di lap keempat.

Jalannya balapan ulang pun tidak kalah kacau. Buriram seolah berubah menjadi "kuburan" bagi para pembalap Moto2 hari ini. Baru saja dimulai kembali, kecelakaan di Tikungan 3 sektor 2 memaksa petugas mengibarkan Red Flag untuk kedua kalinya.

Ketegangan meningkat di paddock saat durasi balapan dipangkas lagi menjadi hanya 7 lap. Bahkan dalam durasi sesingkat itu, Tikungan 3 dan Tikungan 9 terus memakan korban dengan rentetan insiden slide dan crash yang memicu kibaran bendera kuning.

Di tengah kekacauan dan strategi ban yang berantakan bagi banyak tim, Manuel Gonzalez berhasil tampil dingin usai keluar sebagai pemenang Moto2 Thailand 2026, disusul oleh Izan Guevara di posisi kedua dan Daniel Holgado yang melengkapi podium ketiga.

Bagi Mario Aji, hasil ini tentu menjadi catatan evaluasi besar mengingat kecepatannya selama uji coba sebenarnya sangat mumpuni untuk bersaing minimal di posisi sepuluh besar.

Namun demikian, ini mungkin hanya permulaan, musim 2026 masih panjang, akan tetapi Buriram kali ini memberikan pelajaran keras tentang betapa tipisnya batas antara kejayaan dan kegagalan di aspal Moto2.

Berikut Hasil 10 Besar Race Moto2 2026 Thailand

  1. M. Gonzalez - Liqui Moly Dynavolt Intact GP
  2. I. Guevara - Blu Cru Pramac Yamaha
  3. D. Holgado - CFMoto Inde Aspar Team
  4. I. Ortola - QJMotor-Pont Grup-MSI
  5. C. Veijer - Red Bull KTM Ajo
  6. C. Vietti - Sync Group SpeedRS
  7. A. Lopez - Italjet Gresini
  8. D. Munoz - ItalTrans Racing
  9. D. Oncu - Elf Marc VDS Racing
  10. A. Sasaki - Momoven Idrofoglia RW Racing