F1 2026: Tes Terselubung di Monza dan Fasilitas ADUO Buka Peluang Ferrari Melawan Mercedes di Jalur Perebutan Gelar

Kamis, 19/03/2026 05:36 WIB | Rulin purba
Ferrari versus Mercedes, diharapkan bakal ketat mulai pertengahan musim tahun ini. (Foto: f1)
Ferrari versus Mercedes, diharapkan bakal ketat mulai pertengahan musim tahun ini. (Foto: f1)

mobilinanews (Italia) - Ferrari tak henti berjuang memburu Mercedes yang tampil dominan di dua race awal 2026 di Australia dan China. Tea khusus digelar di Sirkuit Monza untuk melawan Mercedes di trek lurus.

Di Australia, Ferrari dihajar Mercedes 0,8 detik. Di China, The Prancing Horse sukses memperpendek gap menjadi 0,4 detik. Titik terkuat Mercedes adalah trek lurus dimana mereka punya keunggulan sampai kisaran 0,5 detik.

Karena itu mudah diduga kalau tes khusus Ferrari di Sirkuit Monza, Italia,  pada April nanti adalah bagian dari upaya membendung lawan di trek khusus. Beberapa komponen baru akan diuji untuk dipertarungkan pada GP Miami mendatang.

Pemilihan Monza tak lain karena trek lurus sirkuit ikonik Italia itu dikenal punya jalur lurus sepanjang  hampir 1,2 km dengan top speed mampu menyentuh angka 360 km per jam.

Sepanjang April nanti tak ada kompetisi F1 lantaran GP Bahrain dan Arab Saudi dibatalkan gara-gara perang yang membara di Timur Tengah. Masa libur inilah yang dimanfaatkan Ferrari dengan dalih pembuatan film promosi. Tapi, patut diduga kesempatan itu juga akan digunakan ngetes dengan pendekatan berbeda guna mendongkrak top speed SF26.

Tentu belum ada jaminan apakah tes terselubung itu akan berhasil mendekatkan SF26 dengan W17.

Yang sudah pasti menguntungkan Ferrari adalah peraturan baru yang dikeluarkan FIA guna menghindari dominasi satu tim sepanjang kompetisi. Aturan baru ini bernama ADUO (Addtional Development and Upgrade Oppurtunities). 

Fasilitas itu memberikan sekali kesempatan pengembangan mesin  bagi tim yang kalah speed lebih dari 2% dengan tim yang dominan yang dalam hal ini adalah Mercedes. Untuk tim yang kalah 4% diberikan kesempatan upgrade mobil sebanyak 2 kali dalam semusim kompetisi.

Bos Ferrari Fred Vasseur mengakui program ADUO akan memberikan celah keuntungan buat timnya.

"Itu kesempatan penting buat kami untuk memperketat kompetisi dalam perebutan gelar tahun ini," katanya.

Tapi, lanjut Vasseur, ini bukan hanya soal kecepatan semata tetapi banyak aspek baru yang tetap harus jadi perhatian mereka. Terutama pada banyak hal dalam soal manajemen energi dan pengembangan sasis.

"Akan menjadi kesalahan kalau kami hanya terpaku pada satu parameter," tegasnya.

Sebenarnya ada satu poin lagi yang bisa memberi keuntungan Ferrari dalam perlawanan pada Mercedes. Yakni soal batas rasio kompresi mesin Mercedes yang diduga oleh Ferrari, Honda dan Audi menyalahi aturan.

Pasalnya, mulai 1 Juni mendatang FIA akan menguji batas tersebut baik dalam kondisi dingin maupun panas. Langkah ini diambil untuk menghindari dominasi Mercedes sebagaimana dominasi mereka sepanjang tahun 2014 sampai 2020 silam. Itu tak baik buat kejuaraan ini, buat fans dan sponsor.

Namun, Vasseur mengaku tak terlalu percaya kalau perubahan aturan baru batas kompresi mesin akan mengubah permainan. Ia lebih tertantanf dan bergairah menunggu ADUO sebagai jalur untuk bersaing dengan Mercedes. (r)