Mobilinanews (Portimao) - Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Aldi Satya Mahendra, harus melewati akhir pekan yang penuh tantangan pada Race 1 seri FIM World Supersport Championship (WorldSSP) 2026 di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, Sabtu (28/3).
Memperkuat AS Blu Cru Racing Team, Aldi yang menunggangi Yamaha YZF-R9 harus puas menyentuh garis finis di posisi ke-23 setelah memulai balapan dari posisi start yang kurang menguntungkan.
Memulai balapan dari urutan ke-24 di grid, Aldi dihadapkan pada kepadatan jalur yang luar biasa sejak tikungan pertama. Meski berada di barisan belakang, pembalap asal Yogyakarta ini menunjukkan determinasi tinggi untuk terus memacu motornya.
Pada lap keempat, Aldi sempat mencatatkan waktu putaran terbaik pribadinya di angka 1 menit 44,650 detik, membuktikan bahwa ia memiliki pace yang cukup kompetitif untuk bersaing di tengah suhu lintasan yang menyengat mencapai 40°C.
Sepanjang 17 putaran balapan, Aldi fokus pada konsistensi dan teknis pengereman di sirkuit yang dikenal dengan karakter "roller coaster" tersebut. Secara teknis, ia mampu membawa Yamaha YZF-R9 miliknya mencapai kecepatan puncak (top speed) hingga 279,3 km/jam.
Meski akhirnya finis dengan selisih 35,908 detik dari pemenang lomba, Valentin Debise, kegigihan Aldi untuk menyelesaikan balapan tanpa kesalahan fatal menjadi modal penting untuk evaluasi tim.
Hingga seri Portugal ini, Aldi Satya Mahendra masih bertengger di posisi ke-9 klasemen sementara pembalap dengan total raihan 23 poin. Menariknya, tim yang ia bela, AS Blu Cru Racing Team, saat ini masih memimpin klasemen kategori tim dengan total 72 poin.
Hasil di Race 1 Portimao ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi pembalap bernomor start 55 tersebut untuk melakukan perbaikan strategi, terutama dalam mengoptimalkan posisi saat sesi kualifikasi demi meraih hasil lebih baik pada Race 2.