mobilinanews (Jakarta) – Berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 2009, motor sebenarnya diizinkan melintas tol asal ada jalur khusus yang terpisah dari mobil. Jadi, bukan berarti kamu bisa langsung gas di Tol Trans-Jawa ya!
Berikut adalah dua jalan tol ikonik di Indonesia yang ramah buat kantong dan ban motor kamu:
1. Tol Suramadu (Jawa Timur)
Menghubungkan Surabaya dan Madura, jembatan sepanjang 5,4 km ini sempat memegang gelar tol motor paling hits sejak 2009.
Status Saat Ini: Sejak 2018, tarif tol ini digratiskan. Kamu bisa bolak-balik tanpa perlu tap kartu.
Vibe: Sangat populer bagi anak motor yang ingin touring santai atau sekadar mengejar sunrise.
Warning: Karena posisinya di atas Selat Madura, angin lautnya nggak main-main. Pastikan grip tangan kuat dan motor dalam kondisi stabil.
2. Tol Bali Mandara (Bali)
Kalau kamu sedang berada di Pulau Dewata, Tol Bali Mandara adalah rute wajib. Jalan tol ini menghubungkan Segitiga Emas: Benoa, Bandara Ngurah Rai, dan Nusa Dua.
Tarif: Sangat terjangkau, berada di kisaran Rp 5.000 - Rp 5.500.
Aturan Main: Kecepatan di sini diatur ketat, minimal 25 km/jam dan maksimal 40 km/jam. Jangan coba-coba berhenti di tengah jalan cuma buat selfie, ya!
Fitur Keamanan: Ada lampu indikator kecepatan angin. Jika angin terlalu kencang, jalur motor biasanya akan ditutup sementara demi keselamatan.
Perbandingan Singkat
FiturTol SuramaduTol Bali Mandara
Tarif MotorGratis (Rp 0)Rp 5.000 - Rp 5.500
PemandanganSelat MaduraHutan Mangrove & Teluk Benoa
Panjang5,4 km12,7 km
Tantangan UtamaAngin samping (crosswind)Batas kecepatan rendah
Meskipun jalurnya terpisah, selalu gunakan perlengkapan berkendara lengkap. Helm full face dan jaket penahan angin sangat disarankan karena terpaan angin laut bisa memicu hipotermia ringan atau gangguan konsentrasi.