MotoGP 2026: Fakta, Marco Bezzecchi Halangi Marc Marquez Kejar Rekor Valentino Rossi

Selasa, 14/04/2026 22:47 WIB | Rulin purba
Momen saat Marco Bezzecchi menubruk Marc Marquez di GP Indonesia 2025. (Foto: motogp)
Momen saat Marco Bezzecchi menubruk Marc Marquez di GP Indonesia 2025. (Foto: motogp)

mobilinanews (Spanyol) - Apa pun terkait Valentino Rossi dan Marc Marquez selalu menarik diperbandingkan. Terutama oleh penggemar.mereka yang berjumlah besar.

Setelah menyamai rekor gelar The Doctor (9 gelar gran prix, 7 diantaranya di kelas primer), satu rekor bergengsi lainnya tengah diburu Marquez, yakni jumlah kemenangan grand prix.  VR46 sudah menorehkan 115 kemenangan masing-masing 12 di GP125/Moto3, 14 di GP250/Moto2, dan 89 di kelas GP500/MotoGP. Menempatkannya di peringkat kedua kolektor kemenangan setelah legenda Giacomo Agostini sebanyak 123 kemenangan di di tiga kelas GP 350, 500 dan 750.

Laju Marquez sendiri terhenti pada angka 99. Tinggal 1 kemenangan untuk mencapai 3 digit.

Kemenangan ke-99 itu diraih MM93 dii GP San Marino pada September 2025. Dengan dominasinya sepanjang musim maka saat itu ia diprediksi akan meraih kemenangan 3 digit itu di GP Jepang. Tapi, saat itu prioritas Ducati dan Marquez adalah mengunci gelar juara dunia 2025 di Jepang, di kandang Honda. Ia berhasil mengunci gelar namun kemenangan jatuh kepada rider Ducati lainnya, Francesco Bagnaia.

Target untuk menembus angka 100 beralih ke GP Indonesia di Mandalika. Sialnya, di sana Marquez justru alami cidera parah akibat ditubruk Marco Bezzecchi (Aprilia) yang kebetulan adalah murid kesayangan Rossi di kamp pelatihan VR46 di Tavuilla. Akibatnya, Marquez harus absen dalam 4 laga sisa tahun lalu karena cidera bahu kanan.

Lanjut ke musim baru 2026. Dan, kebetulan atau tanpa rekayasa sama sekali, lagi-lagi Bezzecchi yang jadi penghalang Marquez menembus angka 100 kemenangan. Dalam 3 race awal tahun ini semua kemenangan diraih Bezzecchi sementara Marquez sekadar naik podium pun gagal. Itu artinya dalam 8 seri grand prix terakhir, Marquez gagal menambah koleksi kemenangan dan semuanya gara-gara Bezzecchi. 

Kini kesempatan Marquez menembus angka 100 terbentang di kandangnya sendiri, GP Spanyol pada 24-26 April mendatang. Seperti biasanya, laga di Sirkuit Jerez itu selalu istimewa buat pembalap tuan rumah, para matador di kelas utama macam Marquez. Ia pun berhasrat untuk raih angka 100 itu di depan massa penggemarnya.

Itu sebuah penantian menarik. Jika sukses maka tinggal 15 kemenangan lagi yang harus ia kejar guna menyamai rekor Rossi, sang idola yang belakangan jadi musuh besar Marquez,

Menarik karena seri GP Spanyol ini akan jadi bukti apakah pembenahan khusus  Desmosedici GP26 dalam sebulan ini berhasil untuk menambah performa melawan Aprilia RS-GP. 

Jika Bezzecchi masih konsisten jadi penghalang maka Marquez harus menunggu entah sampai kapan. 

Membandingkan keampuhan Aprilia RS-GP dan Desmo GP26 plus kondisi fisik Marquez yang tak kunjung pulih 100% maa sepertinya akan sulit buat Marquez mencetak 16 kemenangan pada musim 2026 ini, untuk menyamakan rekor Rossi. Sekaligus kegagalan melampaui jumlah gelar juara dunia milik pembalap Italia itu.

Dan' semuanya gara-gara Bezzecchi! (r)