mobilinanews (Jakarta) – Wuling Eksion yang telah resmi meluncur tidak hanya mendapat sambutan hangat karena desain dan teknologinya yang menjadi keunggulan yang menarik bagi pecinta SUV modern di Indonesia.
Mendukung Wuling Eksion melenggang di pasar, Wuling Motors menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan purna jual yang menyeluruh bagi konsumen Eksion.
Program ini mencakup perlindungan garansi, kemudahan perawatan berkala, hingga dukungan bantuan darurat, sebagai bagian dari upaya Wuling dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi konsumen dalam memiliki Eksion.
Aftersales Director Wuling Motors, Maulana Hakim mengatakan melalui layanan purna jual ini, kami ingin menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang nyaman dan bebas khawatir bagi konsumen.
“Dengan kehadiran Eksion, Wuling turut memberikan perlindungan menyeluruh mulai dari garansi umum hingga lifetime warranty untuk komponen utama EV dan PHEV, serta dukungan customer assistance,” kata Maulana Hakim di Jakarta.
Lifetime Warranty
Sebagai bentuk perlindungan menyeluruh, Wuling memberikan garansi kendaraan umum selama 6 tahun atau 150.000 kilometer untuk seluruh varian.
Khusus untuk varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), tersedia tambahan garansi mesin hingga 8 tahun atau 150.000 kilometer.
Selain itu baik untuk Eksion EV dan Eksion PHEV turut mendapat garansi baterai 12V selama 1 tahun atau 20.000 kilometer. Adapun garansi diatas berlaku syarat dan ketentuan serta mana yang tercapai lebih dahulu.
Selain itu, Wuling turut memberikan Lifetime Core Component Warranty yang mencakup tiga komponen utama baik pada varian EV maupun PHEV, yaitu Power Battery sebagai sumber energi utama kendaraan listrik, Drive Motor yang berfungsi menggerakkan kendaraan, serta Motor Controller Unit yang mengatur aliran daya dari baterai ke motor.
Garansi ini berlaku bagi pemilik pertama dengan penggunaan kendaraan untuk keperluan pribadi, dengan batas maksimal 30.000 kilometer per tahun, serta kewajiban melakukan perawatan berkala di jaringan resmi Wuling menggunakan suku cadang asli.
Perlindungan ini tidak mencakup kerusakan akibat modifikasi, kecelakaan, kebakaran, terendam air, maupun faktor eksternal lainnya.
Dalam rangka mendukung kemudahan perawatan, Wuling juga menghadirkan skema periodical maintenance yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing teknologi.
Pada varian EV, interval perawatan dilakukan setiap 5.000 kilometer mulai dari 5.000 kilometer untuk komponen utama seperti reducer oil, AC filter, coolant, dan brake fluid. Estimasi total biaya perawatan hingga 5,5 tahun atau 55.000 kilometer mencapai sekitar Rp3,3 jutaan.
Sementara itu, varian PHEV menerapkan interval perawatan setiap 7.500 kilometer yang dimulai dari 5.000 kilometer.
Cakupan komponen yang lebih luas seperti engine oil, gasket oil drain plug, oil filter, DHT oil, spark plug, brake fluid, air filter, AC filter, coolant untuk sistem hybrid dan mesin, serta carbon canister. Estimasi total biaya perawatan hingga 5,5 tahun atau 42.500 kilometer mencapai sekitar Rp14,2 jutaan.