MotoGP 2026 Soanyol: Ketat di Kualifikasi. Ducati (5) Versus Aprilia (4) Berebut Front Row

Jum'at, 24/04/2026 23:06 WIB | Rulin purba
Alex Marquez (Spanyol/Gresini Ducati). (Foto: gpone)
Alex Marquez (Spanyol/Gresini Ducati). (Foto: gpone)

mobilinanews (Spanyol) - Tak sia-sia bos Ducati Luigi Dall'Igna menghabiskan libur kompetisi sebulan ini dengan menambal berbagai kelemahan Desmosedici GP26. Hasilnya langsung jelas di sesi awal GP Spanyol, Jumat (24/4).

Dua unit GP26 merajai dua sesi awal. Fabio Di Giannantonio (VR46) tercepat di FP1 sementara Alex Marquez (Gresini Ducati) menguasai sesi Practice sekaligus memimpin 10 pembalap yang lolos otomatis ke phase kualifikasi kedua atau Q2.

GP26 memimpin peringjat 1-2 lewat Alex dan Giannantonio.  Sedangkan dua pembalap pabrikan pengguna GP26 lainnya, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, menempati peringkat 4 dan 5. 

Rider Gresini lainnya, Fermin Aldeguer, finish P8 dengan besutan GP25 sehingga Ducati menempatkan 5 pembalapnya di kelompok 10 Besar.

Kelimanya akan menjanjikan perburuan pole position dan front row dengan skuad Aprilia yang dominan di tiga seri sebelumnya di benua Asia dan Amerika.

Seru karena Aprilia menempatkan 4 pembalapnya di grup 10 Besar lewat pemimpin klasemen sementara Marco Bezzecchi dan Jorge Martin di posisi tercepat 3 dan 9, sedangkan dua pembalap tim satelit Trackhouse Aprilia - AI Ogura dan Raul Fernandez ada di P5 dan 7.

Pastinya pembalap kedua tim pabrikan Italia itu yang akan berebut posisi start terbaik untuk sprint maupun main race di Sorkuit Jerez pada Sabtu dan Minggu nanti.

Satu-satunya pembalap luar Ducati dan Aprilia yang lolos otomatis ke Q2 adalah Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) di P10.

Alex sendiri merasa surprise dengan performanya kali ini, terlebih di zona pengereman yang selama ini jadi bagian yang belum sepenuhnya ia kuasai pada GP26.

Adik kandung Marc Marquez itu adalah juara seri Spanyol di yrek sama pada musim 2025 dan itu adalah kemenangan kali pertambangan di kelas MotoGP. 

Tadinya, pada sesi press cinference pada Kamis lalu, ia pesimistis untuk mengulang kemenangan karena belum sepenuhnya beradaptasi dengan GP26 pada musim pertamanya menerima motor spek pabrikan.

"Berat menjadi juara lagi karena faktanya dalam tiga seri awal kami blum sekalipun naik podium. Saya sendiri masih harus menyesuaikan riding style dengan motor baru," katanya.

Karena itu meski tercepat di sesi Practice, Alex baru akan bisa bicara peluang di sprint dan main race setelah menuntaskan sesi kualifikasi pada Sabtu (25/4) esok.

Ia bersama Marquez dan Martin berpeluang meraih pole bukan hanya karena kecepatannya tetapi juga terbantu oleh status local hero yang sepenuhnya mendapat dukungan penonton tuan rumah.

Ancaman nyata datang dari 2 pembalap Italia, Bezzecchi dan Giannantonio yang dalam tiga ronde sebekumnya tampil konsisten. Pembalap Italia lainnya, Bagnaia, tampaknya masih saja tetap kesulitan mendapatkan performa terbaiknya meski secara rasa ia lebih merasa nyaman di atas GP26 dibandingkan edisi GP25. (r)