mobilinanews (Jakarta) – Bagi Anda yang tumbuh besar di era 90-an hingga awal 2000-an, nama Nissan Terrano tentu memiliki tempat tersendiri sebagai simbol SUV tangguh dan maskulin. Setelah cukup lama absen, Nissan memberikan kejutan besar di Beijing, China, dengan memamerkan Nissan Terrano PHEV Concept—sebuah pratinjau model produksi yang dijadwalkan meluncur dalam satu tahun ke depan.
Langkah ini bukan sekadar nostalgia, melainkan strategi serius Nissan untuk mengisi celah pasar di antara X-Trail yang lebih civilized dan Patrol yang merupakan kasta tertinggi SUV mereka.
Performa Modern: Jantung Hybrid yang Bertenaga
Meski mengusung nama klasik, teknologi di balik kap mesinnya sangat modern. Berbeda dengan Terrano lawas yang dikenal dengan mesin diesel atau bensin konvensionalnya, konsep baru ini mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Kabarnya, SUV ini akan berbagi basis body-on-frame dengan Nissan Frontier Pro PHEV hasil kolaborasi bersama Dongfeng. Berikut adalah perkiraan spesifikasi teknis yang akan diusungnya:
Mesin: 1.5 Liter 4-silinder Turbocharged.
Motor Listrik: Sistem PHEV mutakhir.
Output Tenaga: Kombinasi sebesar 429 dk (320 kW).
Torsi Puncak: 800 Nm (590 lb-ft).
Angka torsi 800 Nm ini jelas bukan main-main. Dengan tenaga sebesar itu, Terrano PHEV diproyeksikan mampu melibas medan berat dengan mudah tanpa harus mengorbankan efisiensi bahan bakar secara drastis berkat bantuan motor listriknya.
Desain "Sangar" yang Siap Berpetualang
Dari segi visual, Nissan tidak menahan diri. Konsep ini tampil dengan estetika rugged yang sangat agresif, jauh meninggalkan kesan kaku model pendahulunya. Beberapa detail eksterior yang mencuri perhatian antara lain:
Fascia Depan: Grille tegak yang gagah dipadukan dengan lampu LED modern serta logo Nissan yang menyala (illuminated).
Atribut Off-Road: Dilengkapi dengan skid plate kokoh, tow hooks (kait derek) fungsional, serta lampu tambahan khusus off-road.
Profil Samping: Penggunaan rock sliders, roof rails, dan overfender hitam yang mempertegas kesan lebar dan tangguh.
Buritan: Terdapat dudukan ban cadangan (konde) yang ditempatkan secara unik di belakang palang penyangga besar, memperkuat identitas SUV petualang sejati.
Layakkah Ditunggu?
Hadirnya Terrano PHEV Concept menunjukkan bahwa Nissan mulai berani bermain di ranah SUV lifestyle yang tetap fungsional untuk medan berat. Dengan statusnya sebagai kendaraan body-on-frame, ia menjanjikan durabilitas yang lebih baik dibandingkan SUV unibody pada umumnya.
Bagi konsumen dewasa yang mencari kendaraan dengan performa gahar namun tetap relevan dengan tren elektrifikasi, Nissan Terrano versi produksi nantinya bisa menjadi penantang serius bagi rival di kelasnya. Mari kita tunggu apakah versi produksinya nanti akan tetap mempertahankan kegagahan versi konsep ini saat resmi mengaspal tahun depan.