mobilinanews (Prancis) - Lima pabrikan (Honda, KTM, Ducati, Aprilia dan Yamaha) masuk pada grup 6 pembalap tercepat pada sesi pembuka GP Prancis, Jumat (8/5) di Sirkuit LeMans.
Tak terlalu penting karena persaingan ketat antar merek itu terjadi saat latihan, bukan pada balapan resmi. Tapi, kejar-kejaran mencetak waktu tercepat antar joki pabrikan itu jadi satu hal yang patut jadi perhatian.
Komposisi itu sesuatu yang langka terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Musim lalu, misalnya, Ducati acap menempatkan 4 bahkan 5 pembalap di 6 Besar tercepat. Dan, tahun ini Aprilia melakoni hal yang sama, beberapa kali menempatkan 3 atau 4 motornya di katagori tercepat.
Luca Marini (Honda) menjadi rider tercepat pada sesi ini dengan torehan waktu 1 menit 30,857 detik. Diikuti Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati), Pedro Acosta (KTM), Johann Zarco (LCR Honda), Raul Hernandez (TrackHouse Aprilia) dan Alex Rins (Yamaha). Semuanya dengan selisih waktu yang ketat. Marini dan Rins misalnya, hanya dipisahkan marjin 0,4 detik.
Apakah performa masing-masing pabrikan sudah semakin ketat?
Tentu terlalu dini untuk.mengambil kesimpulan. Tapi, data menarik tersaji dari 20 pembalap dari 22 yang ikut menyerang waktu. Antara P1 dengan P20 yang dihuni Franco Morbidelli (VR46 Ducati) hanya terpaut 1.035 detik. Artinya 19 pembalap di depannya hanya terpaut waktu di bawah 1 detik.
Andai itu terjadi di sesi kualifikasi, wow betapa senangnya fans MotoGP melihat semua (5) pabrikan saling gempur meraih kecepatan.
Juga bakal seru bila fenomena 'perang pabrikan' itu berlanjut ke tahap Practice pada malam ini WIB. Pasalnya hanya 10 pembalap terceoat yang akan lolos otomatis ke tahap kualifikasi Q2. Apakah ke-10-nya masih diwakili setiap pabrikan?
Yang tak kalah menarik adalah fastest lap Marini yang dicetak pada detik-detik terakhir latihan dengan ban baru. Sedangkan Zarco dan Giannantonio menggunakan ban yang sama sepanjang latihan. Data yang ada pasti jadi lahan utak-atik para mekanik memasuki sesi Practice, kualifikasi maupun balapan sprint dan grand prix.
Yang tidak menarik tetapi mengejutkan adalah hasil yang diraih para prmbalap papan atas musim 2026 ini. Duet Aprlia Marco Bezzecchi dan Jorge Martin ysng menguasai klasemen sementara berada di P14 dan 15. Keduanya juga fokus menguji daya tahan ban dengan tidak mengganti karet bundar itu selama sesi.
Alex Marquez (Gresini Ducati) yang masuk LeMans dengan antusias berkat kemenangan di GP Spanyol (kemenangan perdana Ducati tahun ini) berada do posisi terceoat ke-7.
Yang paling mengejutkan adalah peringkat duet tim utama Ducati Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Berada di urutan 9 dan 18.
Sejauh ini belum ada omongan para jagoan Aprilia dan Ducati soal performa buruk masing-masing. Apakah karena strategi atau masalah teknis? Tapi, apa pun alasannya, tetap menarik menanti hasil 10 Besar sesi Practice. Silakan para penggemar tim Honda menanti, untuk memastikan kecepatan apik Marini dan Zarco di FP1 bukanlah kebetulan. (r)