Moto2 2026 Prancis: Jarak Tipis! Mario Aji Siap Habis-habisan di Q1

Jum'at, 08/05/2026 21:30 WIB | bagas
Mario Suryo Aji #64 (Foto: Honda Team Asia)
Mario Suryo Aji #64 (Foto: Honda Team Asia)

Mobilinanews (Prancis) - Sesi latihan resmi alias practice session untuk gelaran seri putaran kelima Moto2 2026 di Sirkuit Le Mans, Prancis baru saja usai dengan atmosfer persaingan yang begitu ketat.

Di tengah kepungan para pembalap papan atas dunia, pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji atau yang lebih akrab disapa Mario Aji terus berupaya menemukan ritme terbaiknya di lintasan sepanjang 4.185 meter tersebut.

Pembalap yang membela Idemitsu Honda Team Asia ini harus puas mengakhiri sesi latihan di posisi ke-25 serta membukukan catatan waktu terbaik 1`35.405 yang ia peroleh pada putaran ke-14 dari total 14 lap yang ia jalani di lintasan yang kering.

Meskipun berada di baris belakang, selisih waktu yang tipis menunjukkan betapa kompetitifnya grid Moto2 musim 2026 ini. Mario terpaut sekitar 1,057 detik dari pemuncak sesi, sebuah margin yang masih memberikan ruang bagi tim mekanik untuk melakukan penyesuaian teknis sebelum sesi krusial berikutnya.

Akibat hasil ini, pembalap asal Magetan tersebut dipastikan harus melewati perjuangan ekstra karena ia akan mengikuti babak Kualifikasi 1 (Q1) guna memperebutkan posisi start yang lebih baik untuk balapan utama nanti.

Puncak klasemen latihan kali ini didominasi oleh persaingan sengit antara tiga pembalap tercepat yang hanya terpaut ribuan detik saja. Izan Guevara dari tim Blu Cru Pramac Yamaha Moto2 berhasil menjadi yang tercepat dengan torehan waktu fantastis 1`34.348.

Menguntit sangat rapat di posisi kedua adalah pembalap Italia, Celestino Vietti, yang hanya berselisih tipis 0,002 detik di belakang Guevara. Sementara itu, melengkapi urutan tiga besar, hadir pembalap Belgia Barry Baltus yang mencatatkan waktu 1`34.351.

Ketegangan di Sirkuit Le Mans diprediksi akan semakin meningkat pada sesi kualifikasi mendatang. Bagi Mario Aji, tantangan di Q1 bukanlah hal baru, konsistensi peningkatannya di setiap lap menjadi modal penting untuk merangkak naik ke barisan tengah.

Fokus utama tim Idemitsu Honda Team Asia kini tertuju pada optimalisasi set-up motor agar Mario bisa lebih agresif di sektor-sektor teknis Le Mans yang menuntut pengereman kuat.

Dengan selisih waktu yang sangat rapat di seluruh grid, kesalahan sekecil apa pun bisa menjadi pembeda antara posisi start yang menguntungkan atau justru terlempar jauh ke belakang.

Publik balap tanah air tentu berharap "Super Mario" mampu memberikan kejutan dan menembus posisi empat besar di Q1 untuk mengamankan tiket menuju Q2.

Akankah Mario Aji berhasil mempertajam catatan waktunya dan memperbaiki posisi start demi mendulang poin di GP Prancis? Menarik untuk dinantikan perjuangan talenta muda Indonesia ini di tengah kepungan para rider elit dunia.