MotoGP 2026 Prancis: BBM Naik. Baru Tiga Putaran Balap, MotoGP Sudah Rugi 24 Juta USD

Jum'at, 08/05/2026 21:40 WIB | Rulin purba
MotoGP di era Liberty Media, semakin komersial. (Foto: motogp)
MotoGP di era Liberty Media, semakin komersial. (Foto: motogp)

mobilinanews (Prancis) - Liberty Media mengambil alih hak komersial MotoGP dan WSBK dari Dorna Sport sejak tahun lalu. Jelang race GP Prancis pekan ini, perusahaan asal AS itu menungkap kerugian finansial sebesar 24 juta USD hanya dari tiga race awal musim di Thailand, Brasil dan AS.

Jika dirupiahkan dengan kurs saat ini, jumlah kerugian itu sekitar Rp 415 Miliar. Hanya dengan 3 seri balap.

Seperti halnya di kancah F1 yang lebih dulu hak komersialnya dibeli Liberty dari tangan Bernie Ecclestone, masalah keuangan secara regular dibuka Liberty kepada publik.

Pada Kamis (7/5) kemairi, perusahaan media tersebut merilis laporan keuangan dan operasional lengkapnya untuk kuartal pertama yang mencakup periode Januari dan Maret 2026.

Pendapatan utama yang berasal dari biaya penyelenggaraan balapan (ptomoter fee), hak siar TV  dan sponsor meningkat dari $64 juta menjadi $83 juta selama tiga bulan pertama tahun ini. Mengalami pertumbuhan yang sehat sebesar 30% dibandingkan periode sama tahun lalu. 

Total pendapatan yang kemudian didistribusikan kepada bisnis MotoGP adalah $94 juta pada kuartal pertama. Naik dari $75 juta tahun lalu.

Namun, terjadi juga lonjakan signifikan dalam biaya operasional,yang naik dari $65 juta tahun lalu menjadi $78 juta pada tahun 2026. Liberty mencatat peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh biaya pengiriman yang lebih tinggi akibat perubahan kalender dan harga bahan bakar.

Setelah memperhitungkan amortisasi dan depresiasi, MotoGP mencatatkan kerugian sebesar $24 juta. Sama dengan kuartal pada tahun 2025.

Total pendapatan yang didistribusikan kepada bisnis MotoGP adalah $94 juta pada kuartal pertama, naik dari $75 juta tahun lalu.

Namun, terjadi juga lonjakan signifikan dalam biaya operasional, yang naik dari $65 juta tahun lalu menjadi $78 juta pada tahun 2026. Liberty mencatat peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh biaya pengiriman yang lebih tinggi akibat perubahan kalender dan harga bahan bakar.

Setelah memperhitungkan amortisasi dan depresiasi, MotoGP mencatatkan kerugian sebesar $24 juta - tidak berubah dari kuartal yang sama pada tahun 2025.

Meskipun memulai musim 2026 dengan kerugian triwulanan, MotoGP tetap berada dalam posisi keuangan yang kuat. Tak lain berkat etelah keuntungan tahun lalu sebesar $54 juta dari total pendapatan sebesar $573 juta.

Carmelo Ezpeleta, mantan penguasa Dorna yang oleh Liberty tetap dipercaya sebagai CEO MotoGP, mengumbar optimismenya pada musim kompetisi 2026 ini. Selain karena strategi promosi yang mumpuni, aspek komersial MotoGP juga meningkat signifikan dengan ketatnya persaingan tim dan pembalap.

Contohnya adalah pergeseran kekuatan sementara dari Ducati ke Aprilia. Seperti diketahui, tiga kemenangan di tiga seri awal itu semuanya diborong Aprikia lewat Marco Bezzecchi . Dan, saat sama daya tarik Marc Marquez (Ducati) tetap bernilai tinggi.

"Kembalinya Jorge Martin ke baris depan memberi kontribusi signifikan pada keselarasan balapan tahun ini," kata Ezpeleta.  (r)