mobilinanews (Finlandia) - Rekor kepemilikan gelar juara dunia WRC (World Rally Championship) dipegang dua perally Prancis, Seabstien Loeb dan Sebastien Ogier. Kini rekor baru 10 gelar berpotensi diraih dan itulah yang dikejar Ogier.
Tadinya status Ogier adalah perally part time di Toyota Gazoo Racing (TGR). Ia hanya ikut dalam 10 seri dari 14 jadwal reli.
Tapi, usai celaka dan retire di Rally Finlandia lalu, pendiriannya berubah. Ia akan ikuti seluruh seri sisa (4) WRC tahun ini di Paraguay, Chile, Italia dan Arab Saudi.
Motivasinya jelas, yakni untuk meraih gelar dunia kali ke-10 di WRC sekaligus menjadi rekor baru.
Ogier gagal finish di Finlandia beberapa hari lalu. Toyota Yaris Rally1 besutannya klontang saat melibas tikungan kiri-kanan pada SS17 berkarakter cepat. Mobil ke luar jalur dan dengan keras menghantam pohon. Ia dan navigatornya sampai harus dirawat di rumah sakit.
Insiden yang menyesakkan karena saat itu ia menjadi pemimpin lomba sementara dengan keunggulan waktu signifikan.
Rally kemudian didominasi 3 pembalap TGR lainnya: pereli tuan rumah Sami Pajari, Oliver Solberg dan Elfyn Evans.
Meski.podium ketiga, Evans masih.memimpin kelsemen dengan total poin 201. Dikuntit 4 joki Toyota lainnya ,yakni Pajari (171), Takamoto Katsuta (160), Oliver Solberg (156) dan Ogier (139).
Tapi, semangat bertarung Ogier tak sedikit pun surut meski sudah kalah 62 angka dengan Evans. Ia tetap on fire berburu gelar sekaligus rekor tahun ini. Dengan sistem poin yang mendidtribusikan jumlah poin yang lebih banyak saat ini maka bukan mustahil Ogier masih dapat mengalahkan keempat yuniornya.
Tapi, sebaliknya justru semangat Ogier itu membuat para yuniornya semakin termotivasi untuk membuktikan diri masing-masing.
Berhasil atau tidak nantinya mengunci rekor 10 gelar WRC, setidaknya Ogier sudah memberi contoh sebagai petarung sejati yang dalam usianya 42 tahun masih bergairah untuk bersaing dalam segala situasi.
Pada empat seri sisa itu Ogier akan berpsangan lagi dengan navigator regularnya, Vincent Landais, yang absen di Finkandia karena alasan pribadi.
"Masih ada 4 seri lomba di depan. Saya dan Vincent akan berada di sana. Dengan hanya satu target: memenangkan semuanya," tandas Ogier lewat instagram pribadinya. (*)
(r)