Mobilinanews (China) - BYD resmi memamerkan penyegaran pada hatchback listrik Seagull di China. Mobil yang dikenal sebagai Atto 1 di Indonesia ini hadir membawa rombakan total, termasuk interior hingga dimensi yang kini jauh lebih lapang.
Pasar kendaraan listrik kompak semakin dinamis dengan hadirnya versi penyegaran ini. BYD memberikan sentuhan anyar agar mobil perkotaan ini tetap relevan. Perubahan visual dan teknis disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan konsumen urban modern.
Di pasar global, kendaraan ini juga akrab disapa Dolphin Mini maupun Dolphin Surf. Penamaan Atto 1 di Indonesia menegaskan posisinya dalam lini produk EV BYD. Langkah pembaruan ini diprediksi akan memperkuat dominasinya di segmen EV entry-level.
Wajah Baru Kabin Modern
Konsol tengah bertingkat dua kini dibuat landai untuk memberi ruang ekstra. Pengemudi mendapat kemudahan menyimpan barang besar di area bawah. Penggunaan setir berdesain squircle unik serta jok bergaya sporty makin mempertegas kesan modern.

Dashboard kini menanggalkan panel instrumen digital di depan pengemudi. Semua kontrol kendaraan terpusat pada layar sentuh besar di tengah. Walau tampil minimalis, tombol fisik pengatur AC tetap dipertahankan demi kemudahan serta keamanan saat berkendara.
Aksen merah pada tepi jok memberikan nuansa kontras yang sangat menarik. Perpaduan warna biru laut dan sentuhan merah memancarkan kesan sporty. Elemen estetika ini dirancang untuk memikat konsumen muda yang menyukai tampilan dinamis.
Dimensi Ekstra Lapang
Sesuai dokumen MIIT China, bodi kendaraan membengkak secara signifikan. Panjangnya mencapai 4.205 mm, lebar 1.810 mm, serta tinggi 1.570 mm. Wheelbase turut melonjak 150 mm menjadi 2.650 mm demi menyajikan ruang kabin belakang yang jauh lebih lega.
Penambahan ukuran meningkatkan bobot total kendaraan menjadi 1.255 kg. BYD mengimbanginya melalui velg besar berbalut ban 205/60 R16. Sektor kaki-kaki baru ini menjamin stabilitas berkendara yang jauh lebih optimal di berbagai kondisi jalan perkotaan.

Proporsi bodi baru membuat mobil tampak lebih kokoh dan berisi dari luar. Peningkatan wheelbase langsung berdampak positif pada legroom penumpang belakang. Ruang bagasi juga mendapat manfaat dari penambahan dimensi keseluruhan mobil ini.
Lonjakan Tenaga Motor Listrik
Dapur pacu kini mengusung motor tunggal berdaya 95 kW atau 127 hp. Lonjakan tenaga sebesar 54 hp dibanding versi lama ini mendongkrak kecepatan puncak hingga 150 km/jam. Akselerasi mobil listrik kompak ini menjadi semakin responsif dan sigap.
Sumber daya menggunakan baterai LFP buatan Shaoxing FinDreams Battery. Sistem kelistrikan masih mengandalkan arsitektur 400V standar. Penyegaran ini menjadi sinyal kuat evolusi BYD Atto 1 untuk pasar Indonesia di masa depan.
Meski jadwal peluncuran resmi belum diumumkan, ubahan ini sangat menjanjikan. Peningkatan performa dan kenyamanan kabin menjadi modal utama BYD. Kehadiran versi facelift ini dipastikan akan mendongkrak daya saingnya di segmen mobil listrik murah.