Juara! Amara Angelica Kibarkan Bendera Merah Putih di Seri 4 Radical Cup Korea!

Senin, 24/08/2026 17:01 WIB | bagas
Amara Angelica Raih Podium Pertama di Radical Cup Korea 2026
Amara Angelica Raih Podium Pertama di Radical Cup Korea 2026

Mobilinanews (Jakarta) - Salah satu pembalap wanita kebanggaan Indonesia, Amara Angelica, mengukir prestasi gemilang di kancah internasional pada seri keempat Radical Cup Korea 2026 di Yongin Everland Speedway lewat podium pertama kelas Radical SR1.

Prestasi luar biasa ini makin sempurna setelah Amara berhasil finis di urutan kelima secara keseluruhan (P5 Overall) pada balapan campuran yang mempertemukan kategori mobil balap Radical SR1, SR3, hingga spesifikasi SR10.

Kemenangan Amara di lintasan Korea Selatan tidak diraih secara mudah. Cuaca ekstrem yang berubah sangat drastis menjelang balapan menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh seluruh pembalap dan tim teknis.

Beberapa hari sebelum sesi utama, cuaca di Yongin sangat sulit diprediksi. Kondisi sirkuit kerap berubah dari hujan deras menjadi cerah dalam kurun waktu singkat, menuntut kewaspadaan tinggi dalam penentuan strategi ban.

“Sekitar 20 menit sebelum race cuacanya masih sunny, tetapi 10 menit sebelum start tiba-tiba hujan deras. Semua mobil langsung berganti ke ban hujan. Di situ aku merasa punya sedikit advantage,” ungkapnya kepada Mobilinanews.com, Senin (24/8/2026).

Pengalaman Amara menaklukkan kejurnas speed offroad tanah air menjadi senjata rahasia yang menguntungkan. Terbiasa mengendalikan mobil di trek licin membuatnya tampil jauh lebih percaya diri saat melibas lintasan basah.

“Aku cukup percaya diri karena sebelumnya cukup sering balapan kondisi basah dan licin saat speed offroad. Skill dan pengalaman itu sangat membantu menjaga mobil tetap stabil dan konsisten sampai finish,” jelasnya.

Karakter Yongin Everland Speedway menyajikan tantangan teknis bergelombang. Kombinasi tikungan patah berjenis hairpin, perubahan elevasi curam, serta trek lurus menurun menuntut kontrol presisi dari balik kemudi Radical SR1.

Keterbatasan waktu latihan di sirkuit asing diatasi Amara lewat persiapan matang sebelum berangkat. Penggunaan simulator balap dan simulasi garis balap (racing line) menjadi modal penting dalam memetakan karakter trek.

“Track ini challenging karena banyak hairpin, elevasi, dan downhill straight panjang. Latihan simulator dan bimbingan pengenalan karakter sirkuit membuat aku sudah punya gambaran racing line saat turun ke track,” tuturnya.

Dari aspek teknis kendaraan, jet darat berdesain prototype milik Amara berkinerja sangat optimal. Karakter mobil Radical yang mengandalkan downforce tinggi sanggup dijinakkan tanpa mengalami masalah mekanis di lintasan.

“Dari sisi mobil tidak ada kendala teknis sama sekali, performanya sangat konsisten. Tantangan terbesar dari cuaca dan seat time. Kemampuan cepat beradaptasi menjadi kunci untuk bersaing dengan driver lokal,” tambahnya.

Konsistensi waktu putaran yang dijaga Amara sepanjang perlombaan sukses menekan rival. Ketahanannya mengendalikan mobil di atas aspal licin memuluskan langkahnya mengamankan posisi terdepan hingga bendera finis berkibar.

Perasaan lega luar biasa membuncah saat Amara menyentuh garis finis pertama di kelas SR1. Kerja keras menaklukkan sirkuit sulit dan ketidakpastian cuaca terbayar tuntas lewat torehan trofi kemenangan di balapan tersebut.

“Saat melewati garis finish, pikiran pertama aku cuma `Yes, we did it!`. Rasanya lega banget ketika akhirnya persiapan sebelum race berjalan lancar sampai finish dan mengamankan posisi P1," kata Amara secara emosional.

“Berdiri di podium tertinggi membawa nama Indonesia sangat berarti buat aku sebagai pembalap perempuan. Aku ingin membuktikan bahwa perempuan Indonesia sanggup bersaing dan berprestasi di kancah internasional,” pungkasnya.