Mobilinanews, Jakarta - Bagi Ferta Aromanty, Pilates bukan sekadar olahraga untuk menjaga kebugaran. Dua dekade berkecimpung di dunia Pilates membuatnya memahami bahwa latihan tersebut juga bisa menjadi fondasi fisik, termasuk bagi mereka yang menekuni aktivitas dengan tuntutan tubuh tinggi.
Hal itu pula yang diterapkan dia kepada anaknya yang terjun sebagai pembalap. Sejak masih kecil, sang anak telah dikenalkan dengan Pilates sebagai bagian dari latihan fisik.
Ia melihat kebutuhan seorang pembalap tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengendalikan mobil. Tubuh pembalap juga harus memiliki kekuatan, keseimbangan dan kontrol yang baik selama berada di balik kemudi.
"Kalau di mobil balap itu bukan cuma tangan yang bekerja. Fisik juga harus bagus. Karena itu saya latih dia dengan Pilates sejak kecil", ujar instruktur pilates yang biasa disapa Anty.
Menurutnya, latihan Pilates membantu membangun kekuatan otot sekaligus menjaga fleksibilitas dan kontrol tubuh. Hal tersebut menjadi bekal penting bagi anaknya ketika mulai menekuni dunia balap.
Anty pun melihat manfaat Pilates tidak terbatas pada pembalap. Olahraga tersebut dapat dilakukan oleh berbagai kelompok usia dengan kebutuhan yang berbeda.
Mulai dari anak-anak hingga orang berusia lanjut dapat mendapatkan manfaat dari latihan yang dilakukan secara tepat dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
"Jadi bukan hanya untuk pembalap. Dari usia kecil sampai yang sudah berusia 70 tahun pun bisa", katanya.
Bagi Anty, pengalaman sang anak menjadi bukti bahwa Pilates dapat ditempatkan sebagai bagian dari pola hidup sehat sejak usia dini. Namun, ia menekankan bahwa olahraga hanyalah salah satu bagian dari menjaga kesehatan.
Asupan makanan bergizi dan seimbang, membatasi gula, tidur yang cukup serta memberikan tubuh waktu untuk beristirahat menjadi kombinasi yang tidak kalah penting.
Pesan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Pilatesia yang kini memasuki usia 20 tahun. Sejak berdiri pada 2006, Anty menyaksikan sendiri bagaimana Pilates berkembang di Indonesia, dari olahraga yang dulu masih relatif asing hingga kini semakin banyak dikenal masyarakat.
Memasuki dua dekade, Anty berharap Pilatesia tidak hanya terus berkembang sebagai studio, tetapi juga semakin banyak membantu masyarakat memahami pentingnya menjaga tubuh.
Baginya, tubuh adalah aset yang harus dirawat sejak dini. Dan pengalaman yang dimulai dari rumah itulah yang kemudian ia bawa ke dalam perjalanan panjang Pilatesia selama 20 tahun.