Mobilinanews (Spanyol) - Sesi latihan resmi Moto3 2026 putaran ke-13 di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol telah selesai digelar. Pembalap tuan rumah David Almansa sukses menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 1 menit 57,473 detik.
David Almansa tampil sangat mendominasi di atas motor KTM miliknya. Pebalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP tersebut membukukan catatan waktu terbaiknya pada putaran ke-11 dari total 15 lap yang dijalani.
Posisi kedua ditempati oleh Rico Salmela dari Red Bull KTM Tech3 dengan selisih waktu sangat tipis 0,079 detik. Sementara itu, urutan ketiga diisi Valentin Perrone yang terpaut 0,454 detik dari Almansa.
Perhatian publik Indonesia tertuju pada pembalap muda berbakat Veda Ega Pratama. Mengibarkan bendera Honda Team Asia, Veda Ega Pratama terus berjuang keras menembus barisan depan di lintasan Aragon.

Pada sesi latihan ini, Veda Pratama mengakhiri sesi di posisi ke-20. Pembalap bernomor motor 9 tersebut mencatatkan waktu terbaik 1 menit 58,660 detik, atau selisih 1,187 detik dari pembalap tercepat.
Veda menyelesaikan total 13 putaran sepanjang sesi latihan berlangsung. Waktu terbaiknya diukir pada lap ke-8, sebelum ia sempat masuk ke pit lane untuk melakukan penyesuaian setelan pada motor Hondanya.
Secara teknis, Veda menunjukkan potensi kecepatan yang cukup menjanjikan. Pada analisis ideal lap time, jika menggabungkan seluruh sektor terbaiknya, Veda sejatinya mampu menorehkan waktu 1 menit 58,281 detik.
Top speed motor Veda Pratama tercatat mencapai 242,9 km/jam di lintasan lurus Aragon. Angka ini sangat kompetitif dan berada di rata-rata kecepatan puncak barisan pembalap terdepan pada sesi kali ini.

Rekan satu tim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani, berada di posisi ke-25. Pembalap asal Jepang tersebut mengantongi catatan waktu 2 menit 00,863 detik, tertinggal hingga 3,390 detik di belakang Almansa.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Honda Team Asia dan Veda Pratama. Penyesuaian setup motor dan konsistensi di setiap sektor menjadi fokus utama jelang babak kualifikasi dan sesi balapan utama.
Peluang Veda Pratama untuk memperbaiki posisi masih terbuka sangat lebar. Daya juang pembalap muda Indonesia ini diharapkan mampu membawa peningkatan performa yang signifikan pada sesi-sesi berikutnya.
Dukungan penuh terus mengalir dari masyarakat Indonesia agar Veda Pratama tampil maksimal. Diharapkan Veda bisa meraih hasil terbaik dan membawa pulang poin berharga dari Grand Prix Aragon 2026.