Mobilinanews (Spanyol) - Sirkuit MotorLand Aragon kembali menjadi saksi persaingan sengit para pebalap dalam gelaran putaran ke-13 MotoGP 2026 yang penuh dengan dinamika tinggi. Pertamina Enduro VR46 Racing Team harus melewati akhir pekan terjal.
Perjuangan keras di lintasan Spanyol tersebut memberikan hasil berharga bagi skuad besutan Valentino Rossi tersebut. Meski diterjang berbagai rintangan teknis, tim asal Italia ini berhasil mempertahankan gengsi di papan atas.
Fabio Di Giannantonio tampil sangat tangguh dengan mengamankan finis di urutan ketujuh pada balapan utama hari Minggu. Tambahan poin krusial ini sukses mengantarkan dirinya kembali menduduki peringkat keempat klasemen sementara.
Memulai balapan dari baris ketiga, pembalap yang akrab disapa Diggia tersebut langsung menunjukkan ritme balap yang sangat konsisten. Ia terus menempel ketat rombongan depan yang tengah memperebutkan posisi podium bergengsi.
Kegigihan pembalap asal Roma tersebut terbukti ampuh dalam meredam tekanan sengit para pesaing di belakangnya hingga garis finis. Konsistensi tinggi menjadi kunci utama pencapaian positif Diggia sepanjang balapan berlangsung.

Berkat raihan finis ketujuh di Aragon, Diggia kini mengantongi total 208 poin di klasemen dunia pembalap MotoGP 2026. Ia kini hanya terpaut 48 angka dari pemuncak klasemen serta 24 poin dari posisi tiga besar dunia saat ini.
“Ini akhir pekan yang sulit, tetapi kami sudah menduga akan sedikit berjuang. Terjatuh kemarin tidak membantu, namun kami tak menyerah dan terus bekerja,” ungkap Diggia, mengutip keterangan resminya, Selasa (1/9/2026).
“Hari ini penting untuk menyelesaikannya dan amankan poin penting: kami berhasil finis ketujuh dan kembali ke posisi empat klasemen. Kini kami bersiap menuju Misano," tambah rider bernomor #49 tersebut.
Di sisi lain, nasib kurang beruntung harus dialami oleh rekan satu timnya, Franco Morbidelli, yang gagal menyentuh garis finis. Pembalap berdarah Italia-Brasil tersebut mengalami insiden kecelakaan saat balapan memasuki lap keenam.
Morbidelli sejatinya mengawali balapan dengan sangat impresif dari baris keempat dan langsung menembus persaingan sepuluh besar. Sayang, nasib sial menghampirinya saat ia terjatuh keras di Tikungan 17 ketika berada di posisi 10.

Beruntung kecelakaan berkecepatan tinggi tersebut tidak menimbulkan cedera fisik serius bagi Morbidelli. Hasil nihil ini menempatkan Morbidelli di posisi ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 53 poin hingga putaran ke-13.
“Saya melakukan start bagus dan berada di grup 10 besar. Sayang, saya membuat kesalahan di Tikungan 17 dan terjatuh. Padahal perasaan saya jauh lebih baik dibanding saat Sprint," tutur Morbidelli.
Sementara itu, Pablo Nieto selaku Team Manager menegaskan evaluasi positif timnya. "Ini akhir pekan yang lebih rumit dari biasanya, tetapi kami pulang membawa hal positif. Fabio berhasil amankan poin penting untuk posisi empat," jelas Nieto.
Nieto juga memberikan dorongan moral untuk Morbidelli. "Franco terus melangkah maju dan bertarung gigih. Sayang sekali ia terjatuh, tapi itulah balapan. Kita harus menatap ke depan dan kembali lebih kuat di Misano," tutup Nieto.
Pertamina Enduro VR46 Racing Team kini mengalihkan fokus penuh ke seri kandang di GP San Marino dan Riviera di Rimini. Balapan spektakuler tersebut akan digelar di Sirkuit Misano `Marco Simoncelli` pada 11-13 September mendatang.