Brabus 900 Rocket Edition Cabrio Cuma Ada 10 Unit di Dunia! Begini Keistimewaannya

Rabu, 23/09/2026 22:46 WIB | bagas
Brabus 900 Rocket Edition Cabrio (Foto: Brabus)
Brabus 900 Rocket Edition Cabrio (Foto: Brabus)

Mobilinanews (Jerman) - Brabus resmi meluncurkan 900 Rocket Edition Cabrio berbasis Mercedes-AMG G 63 seri W 465. Mahakarya atap terbuka pertama dalam sejarah Brabus ini diproduksi sangat terbatas, yakni hanya 10 unit untuk seluruh pasar di dunia.

Mobil ini memadukan konstruksi atap kain canggih yang dirancang khusus dengan melibatkan lebih dari 500 komponen baru standar OEM. Rekayasa presisi ini menjaga kekakuan struktur sekaligus memperkuat karakter estetis mobil ini.

Atap lunak ini dilengkapi kaca belakang berpemanas yang mampu membuka atau menutup secara otomatis hanya dalam waktu 20 detik. Kain atap dihiasi logo “77” terbalik sebagai simbol tahun berdirinya Brabus serta sepasang garis gelap.

Saat tertutup, atap mengunci pada bingkai kaca bagian depan. Lengkungan karbon menjaga bentuk saat kecepatan tinggi, sementara roll bar baja C-BOW berbalut karbon menopang area belakang yang terlipat rapi di balik jok belakang.

Selain kedap suara, Brabus berfokus pada isolasi cuaca dan keandalan jangka panjang. Setiap unit menjalani pengujian siraman air secara terus-menerus selama sepuluh jam di ruang iklim demi memastikan tingkat kekedapan atap.

Desain bodi lebar Widestar tampil sporty beraksen serat karbon mengkilap. Bumper depan memiliki saluran udara besar serta spoiler terintegrasi, dipadukan gril karbon berlampu LED yang menonjolkan logo Brabus pada malam hari.

Profil samping didominasi pelek raksasa 24 inci, fender lebar berlampu LED pada pijakan kaki, dan cover spion serat karbon. Bagian belakang dihiasi trim karbon berwujud tulisan Brabus berlampu merah pada pintu bagasi mobil.

Pelek kustom Monoblock II Evo Platinum Edition berukuran 10Jx24 depan memakai ban 295/30 ZR 24, serta 12Jx24 belakang memakai ban 345/25 ZR 24. Bilah aeroblade karbon membantu mengarahkan aliran udara di sekitar roda berputar.

Sistem suspensi aloi coilover Brabus RideControl dikembangkan bersama KW khusus untuk kombinasi roda 24 inci ini. Tinggi mobil dapat diceperkan hingga 45 mm dengan karakter peredaman yang disesuaikan melalui mode Drive Select.

Interior eksklusif Brabus Masterpiece memadukan kulit hitam dan Alcantara berkualitas halus. Motif Shell menghiasi jok, panel pintu, hingga karpet, dipadukan jahitan kontras merah serta aksen Rocket Red di seluruh area kabin.

Kemudahan akses penumpang belakang didukung engsel Easy Entry dengan bukaan pintu hingga 90 derajat. Paddle shift karbon berindikator LED membantu perpindahan gigi presisi, dilengkapi spidometer terkalibrasi hingga 300 km/jam.

Setiap unit dibekali kunci berbalut kulit, tas Weekender kustom, serta Digital Product Passport berbasis blockchain pada pelat spesifikasi kendaraan untuk menjamin keaslian, kepemilikan, dan riwayat manufaktur di kota Bottrop.

Dapur pacu ditenagai mesin V8 twin-turbo Brabus Rocket 900 berkapasitas 4.407 cc. Kapasitas naik dari 3.982 cc standar lewat pembesaran bore silinder 84 mm, piston tempa, serta kruk as billet kustom berlangkah 100 mm.

Dua turbocharger khusus bertekanan 1,4 bar dan katup BoostXtra dipadukan knalpot stainless steel berkatup aktif. Pengemudi bisa memilih raungan V8 yang garang pada mode Sport ataupun suara senyap pada pilihan mode Coming Home.

Mesin ini sanggup menghembuskan tenaga puncak 900 hp dan torsi puncak melimpah 1.250 Nm yang dibatasi 1.050 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam tuntas dalam 3,7 detik dengan kecepatan puncak yang dibatasi secara elektronik pada 240 km/jam.

Mahakarya eksklusif ini dibanderol sekitar 850.000 euro atau setara Rp15,3 miliar sebelum pajak. Kombinasi performa tinggi dan atap terbuka menjadikannya salah satu supercabriolet paling langka di dunia otomotif pada saat ini.