mobilinanews (Tangerang) – PT Putra Jaya Motor ikut memperkenalkan produk aftermarket sekaligus membuka peluang pengembangan pasar, termasuk untuk produk lokal DWX.
Selain itu, melalui PT Artha Global Partindo memanfaatkan pameran Automechanika Jakarta 2026 untuk memperluas jaringan ekspor berbagai produk suku cadang otomotif Indonesia ke pasar internasional.
Managing Director Artha Global Partindo, Randy Hardyson, mengatakan produk otomotif buatan Indonesia memiliki peluang untuk bersaing di pasar global, terutama di negara-negara yang memiliki kesamaan model kendaraan dengan Indonesia.
“Produk-produk Indonesia ini sangat berpeluang dan sangat memungkinkan untuk ekspor, terutama kalau model mobilnya mirip dengan mobil Indonesia,” ujar Randy di sela Automechanika Jakarta 2026.
Berbagai produk komponen otomotif yang mereka hadirkan di pameran berdurasi empat hari itu menemukan jalannya untuk terbang lebih jauh, karena kualitasnya yang diakui para pengunjung dari berbagai negara itu.
“Tadi ada pengunjung dari Libya, Dubai dan Trinidad yang tertarik dengan produk kita, karena mereka melihat kualitasnya, sehingga ini momen yang penting untuk memperluas jangkauan pasar kita ke dunia internasional," kata Randy bersemangat.
Jejaki Pasar Ekspor Lebih Luas
Artha Global Partindo telah menjalankan bisnis ekspor berbagai produk otomotif Indonesia ke sejumlah kawasan. Portofolionya mencakup genuine parts dan produk aftermarket untuk kendaraan dari sejumlah merek, termasuk Toyota, Nissan, dan Honda.
Randy menjelaskan berbagai produk yang dikembangkan PT Artha Global Partindo yang banyak diminati pasar internasional
Produk yang diekspor antara lain filter, clutch cover, brake pad, brake shoe, coolant, oli, hingga berbagai service part. Untuk pasar tertentu, perusahaan juga memasok produk body part seperti bumper dan pintu.
Randy mengatakan jaringan ekspor Artha Global Partindo telah menjangkau sejumlah kawasan, mulai dari Asia Tenggara, Timur Tengah, Australia, Afrika, Amerika hingga pasar lainnya. Perusahaan juga mulai membuka peluang ke pasar Rusia.
Menurut dia, produk buatan Indonesia memiliki peluang karena menawarkan kombinasi kualitas dan harga yang kompetitif. Kondisi tersebut membuat produk Indonesia dapat menjadi alternatif bagi pasar yang membutuhkan suku cadang dengan harga lebih terjangkau.
Automechanika Jakarta 2026 menjadi salah satu momentum bagi Artha Global Partindo untuk bertemu langsung dengan calon distributor dan buyer internasional. Perusahaan membidik mitra yang mampu mengembangkan pasar dalam skala besar, bukan sekadar penjualan retail.
Putra Jaya Motor Andalkan Produk Lokal DWX
Sementara itu, Putra Jaya Motor memperkenalkan DWX sebagai salah satu produk aftermarket yang seluruh proses produksinya dilakukan di Indonesia. Produk tersebut diproduksi di Tangerang dan saat ini dikembangkan untuk kebutuhan komponen kaki-kaki kendaraan, terutama pada segmen LCGC.
Managing Director Putra Jaya Motor, Randy Hardyson, mengatakan DWX dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen terhadap produk aftermarket dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kalau DWX full Indonesia. Lokasi pabriknya di Tangerang,” kata Randy.
Menurut Randy, harga sejumlah produk DWX berada di kisaran 20–25 persen dari harga genuine part. Perbedaan harga tersebut menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan perusahaan di pasar aftermarket.
Untuk memastikan penggunaan produknya, DWX juga telah diuji pada kendaraan operasional, termasuk taksi online. Pengembangan produk saat ini masih banyak menyasar kendaraan Toyota, sementara lini untuk Nissan, Honda, dan Mitsubishi disiapkan untuk pengembangan berikutnya.
Selain komponen kaki-kaki, Putra Jaya Motor juga berencana memperluas lini DWX dengan sejumlah produk lain, seperti bushing, fan belt, dan brake pad.
“Fabrik-fabrik Indonesia untuk kualitas pengeremannya sangat bagus. Cuma belum banyak brand yang ekspor,” ujar Randy.