Mobilinanews (Australia) - Rangkaian tur flyaway MotoGP 2026 kini telah tiba di Australia untuk menghadapi seri ke-18 di Sirkuit Phillip Island yang sangat bersejarah. Jorge Martin dan Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing bersiap menaklukkan lintasan.
Sirkuit legendaris ini dipastikan akan menjadi tuan rumah Grand Prix MotoGP terakhir sebelum adanya rencana kepindahan lokasi balapan menuju ke wilayah Adelaide pada musim depan yang akan datang bersama keluarga besar.
Jorge Martin tiba di benua kanguru usai menjalani akhir pekan yang sangat positif di Indonesia, finis di posisi keempat dalam balapan sprint dan mengamankan peringkat ketiga pada race utama hari Minggu kemarin.
Berkat rentetan hasil gemilang tersebut, pembalap asal Spanyol itu berhasil merebut kembali takhta puncak klasemen sementara kejuaraan dunia dengan koleksi total 355 poin yang sangat krusial dalam perebutan gelar.

Sementara itu, sang penantang tangguh Marco Bezzecchi datang ke seri Australia dengan membawa motivasi tinggi usai sukses mengamankan kemenangan Grand Prix kelimanya musim ini di Sirkuit Mandalika pekan lalu.
Meskipun sempat mengalami insiden kecelakaan yang kurang menyenangkan pada sesi sprint, pembalap asal Italia tersebut berhasil bangkit dengan gemilang dan menyabet kemenangan penting demi menghadapi balapan berikutnya.
Memiliki panjang 4,45 km, Sirkuit Phillip Island sangat terkenal di dunia berkat pemandangan alamnya yang spektakuler, terbentang di sepanjang tebing pantai Victoria yang dikelilingi oleh area pedesaan asri.
Selain menyuguhkan panorama alam yang menakjubkan, lintasan balap ikonik ini juga memiliki karakteristik unik dengan lima tikungan tajam ke arah kanan serta tujuh tikungan menantang ke arah kiri yang sangat legendaris.
Menanggapi ketatnya persaingan titel juara dunia tahun ini, Jorge Martin memberikan pandangan mendalam mengenai situasi perebutan gelar yang semakin memanas menjelang akhir musim balapan bergengsi internasional tersebut.
“Setelah Indonesia, semakin jelas kejuaraan ini akan diperebutkan oleh tiga pembalap teratas. Jarak poin semakin rapat, jadi kami harus terus bekerja keras dan percaya pada Aprilia,” ucap Jorge mengutip keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Martin juga menambahkan bahwa ini akan menjadi pengalaman pertamanya mengendarai motor RS-GP di sirkuit spesial Phillip Island, dan ia optimis timnya mampu memberikan perpisahan terbaik bagi lintasan bersejarah ini.
Di sisi lain, Marco Bezzecchi turut mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali bersiap menghadapi balapan di Australia, meskipun ia merasa sedih karena ini merupakan kunjungan terakhir kalinya ke sirkuit luar biasa tersebut.
“Saya sangat senang menuju Phillip Island. Sayang ini terakhir kalinya, tapi saya gembira kembali ke atas motor. Tak sabar rasanya setelah hari Minggu yang fantastis di Indonesia bersama tim,” tutur Bezzecchi.
Bezzecchi menegaskan bahwa ia bersama seluruh anggota tim akan terus bekerja secara maksimal agar tetap kompetitif dan menikmati setiap momen seru di lintasan balap legendaris tersebut sampai bendera finis dikibarkan.