Moto3 2026 Australia: Veda Ega Pratama Tersenggol ke Sesi Q1 dengan Selisih Tipis!

Jum'at, 23/10/2026 14:01 WIB | bagas
Veda Ega Pratama #9 (Foto: Red Bull)
Veda Ega Pratama #9 (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (Australia) - Sesi latihan Moto3 2026 seri ke-18 di Sirkuit Phillip Island, Australia, berlangsung sengit. Persaingan ketat mewarnai lintasan sepanjang 4.448 meter ini demi mengamankan posisi menuju babak kualifikasi.

Pembalap asal Spanyol, Alvaro Carpe, tampil sangat dominan bersama tim Red Bull KTM Ajo. Ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 35,292 detik pada lap ke-17 dari total 18 lap yang ia jalani di sesi ini.

Joel Kelso membuntut ketat di posisi kedua untuk mengharumkan nama tuan rumah Australia. Mengendarai motor Honda milik GRYD Racing, Kelso membukukan catatan waktu 1 menit 35,318 detik dengan selisih 0,026 detik.

Urutan tiga besar dilengkapi oleh pembalap muda berbakat Spanyol, Maximo Quiles. Membela CFMoto Gaviota Aspar Team, ia menorehkan waktu 1 menit 35,423 detik setelah mengitari sirkuit sebanyak 21 putaran penuh.

Posisi empat dan lima masing-masing ditempati oleh David Almansa serta Scott Ogden. Almansa mencetak 1 menit 35,616 detik, sedangkan Ogden menguntit tipis di belakangnya lewat catatan waktu 1 menit 35,647 detik.

Pembalap bertalenta kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas finis di posisi ke-16. Hasil tersebut membuatnya gagal lolos langsung ke Q2 dan terpaksa berjuang lewat babak Q1 terlebih dahulu.

Veda Pratama yang membela Honda Team Asia mencatatkan waktu terbaiknya 1 menit 36,248 detik. Ia tertinggal 0,956 detik dari Carpe yang memimpin sesi latihan penuh tantangan di Phillip Island ini.

Meski tertahan di luar posisi 14 besar, Veda Pratama menunjukkan potensi kecepatan yang menjanjikan. Motor Honda miliknya mampu menembus kecepatan puncak tertinggi kelima mencapai 254,9 km/jam di lintasan.

Catatan sektor tiga Veda Pratama bahkan sangat impresif dengan waktu 15,541 detik. Catatan ideal sektor tersebut sejajar dengan pembalap papan atas dan masuk dalam lima besar tercepat di sesi ini.

Kendala Veda Pratama terletak pada konsistensi putaran di sektor lainnya saat latihan. Ia menjalani total 17 lap, namun beberapa kali catatan waktunya menurun akibat kerapihan laju di tikungan.

Kondisi lintasan Phillip Island sangat mendukung dengan cuaca cerah dan permukaan kering. Suhu udara berada pada angka 28 derajat Celsius, sementara suhu permukaan aspal mencapai angka 46 derajat.

Eddie O`Shea berada persis satu tingkat di atas Veda Pratama dengan waktu 1 menit 36,195 detik. O`Shea menjadi pembalap terakhir di batas zona Q1, memicu persaingan sengit untuk perebutan tiket Q2.

Persaingan di sesi Q1 dipastikan bakal berlangsung sangat ketat dan menguras emosi. Veda Pratama harus bersaing dengan nama-nama tangguh seperti Casey O`Gorman serta Adrian Cruces demi empat tiket tersisa.

Masyarakat Indonesia berharap Veda Pratama mampu bangkit serta tampil maksimal pada Q1. Evaluasi data sesi latihan diharapkan bisa membantunya meraih posisi start terbaik di balapan utama.