MotoGP 2026 Australia: Marc Marquez Main Aman, Kesempatan Jack Miller dan Johann Zarco Rebut P1

Sabtu, 24/10/2026 21:58 WIB | Rulin purba
Jack Miller (Australia/Pramac Yamaha). (Foto: yamaharacing)
Jack Miller (Australia/Pramac Yamaha). (Foto: yamaharacing)

mobilinanews (Australia) - Hingga malam ini prediksi cuaca menyebut potensi hujan lebat pada raceday GP Australia, Minggu (25/10) siang di Philip Island atau pagi WIB. Maka prediksi kandidat juara pun jadi riuh di bursa taruhan.

Jika benar-benar hujan seperti prediksi otoritas cuaca semacam BMKG di Australia itu maka peluang meraih kemenangan bisa tertuju kepada dua rain master kelas primer, Jack Miller (Australia/Pramac Yamaha) dan Johann Zarco (Prancis/LCR Honda). Keduanya dikenal spesialis pemain wet race di sepanjang karir balapnya. Zarco, misalnya, meraih kemenangan di GP Prancis, LeMans, tahun ini kala balapan diguyur hujan. Bukti lain, ia tampil prima saat kualifikasi GP Australia pada Sabtu (24/10) dengan hasil posisi start front row bersama Marquez Bersaudara, Marc (Ducati) dan Alex (Gresini Ducati). Sesi itu berlangsung dalam kondisi lintasan sebagian basah dan sebagian kering.

Miller juga dikenal acap mengejutkan di trek basah. Sebagai local hero, potensinya lebih diperhitungkan daripada Zarco . Terlebih lagi karena Miller sukses finish zona poin oada sesi sprint race Sabtu pagi, dan itu adalah poin perdananya sejak ajang sprint race diberlakukan pada MotoGP.

Miller juga termotivasi untuk beri hasil gemilang sebagai hadiah perpisahan dengan dengan Philip Usland yang tahun depan digantikan Adelaide sebagai penyelenggara GP Australia. Juga perpisahan karena ini penampilan terakhirnya di home race MotoGP Austraoua karena tahun depan sudah beralih ke jalur balap WSBK.

"Dukungan penonton luar biasa. Besok (main race) jumlahnya pasti semakin banyak. Kita lihat besok apa yang bisa saya berikan kepada mereka," ucap Miller yang selalu dibelakang penonton lokal di GP Australia.

Untuk itu Miller, yang namanya diabadikan jadi nama Tikungan4 Philip Island sebagai Miller Corner, mengaku akan mempelajari segala sesuatunya jelang balapan. Ia pastikan Yamaha YZR-M1 besutannya kompetitif di tikungan-tikungan cepat sebagaimana karakter Yamaha dari era Valentino Rossi.

"Angin kencang (dari laut lepas) juga berpengaruh. Karena itu saya akan pelajari arah angin sejak garis start," katanya.

Zarco akan memulai balapan dari front row bersama pole sitter Marquez dan Alex. Sedangkan Miller naik ke posisi start 4 usai perubahan starting grid setelah Jorge Martin (Aprilia) dan Raul Fernandez (TrackHouse Aprilia) dipastikan absen pada balapan utama besok akibat cedera.

Lintasan basah atau kering tentu saja tak bisa mengesampingkan potensi Marquez menjadi pemenang. Tapi, setelah Martin gagal ikut balapan uatama dan kemungkinan juga absen di GP Malaysia pekan depan, maka sangat logis jika Marquez bermain aman jika esok balapan diguyur hujan.

Posisinya kini sangat nyaman sebagai pemimpin klasemen dengan keunggulan 10 poin dari Martin dan 50 poin dari Marco Bezzecchi. Sudah saatnya ia memenej balapannya dengan menghindari resiko yang tak perlu ksrena balapan setekah Austrakuantinggal 4 seri, bahkan tinggal 3 seri jika GP Qatar batal terselenggara karena perang yang masih berkecamuk di kawasan Timur Tengah.

Jika hujan dan beresiko crash, maka dipastikan Marquez tak akan main garang dan agresif seperti biasanya. Cukup dapat tambahan poin berapa pun akan menguntugkannya dalam perburuan gelar tahun ini.

Jadi, mari tunggu apakah race esok benar-benar hujan atau tidak. (r)