MotoGP 2026 Malaysia: 4 Hari Persiapan dan Sarung Tangan Khusus, Jorge Martin Disiapkan Lawan Marc Marquez Lagi

Senin, 26/10/2026 22:08 WIB | Rulin purba
Jorge Martin (Spanyol/Aprilia). (Foto: GnG-getty-motorsport))
Jorge Martin (Spanyol/Aprilia). (Foto: GnG-getty-motorsport))

monilinanews (Malaysia) - Ada hikmah di balik musibah, kata pepatah. Itu yang dialami Jorge Martin (Aprilia) dalam proses perburuan gelar MotoGP 2026 melawan Marc Marquez (Ducati).

Ada dua keberuntungan yang diterima Martin usai kecelakaan fatal saat duel keras satu lawan satu versus Marquez pada sesi sprint race GP Australia pada Sabtu lalu.

Pertama, hasil pemeriksaan lanjutan di rumah sakit Melbourne pada Minggu malam kemarin memastikan cedera tulang pada tangan kanannya tak separah dugaan. Juga tak perlu operasi, yang artinya ia tak perlu langsung pulang ke Spanyol tetapi bisa ikut ke GP Malaysia pekan ini.

Keberuntungan kedua adalah pembatalan GP Australia karena hambatan cuaca, padahal Martin sudah ditetapkan tidak fit dan dilarang  ikut balapan Minggu. Pembatalan ini membuat Marquez tak bisa mengambil poin ekstra tanpa kehadiran Martin yang pasti sangat krusial pada perburuan gelar 2026. 

Perkembangan itu membuat kubu Martin punya ruang untuk berupaya menurunkan sang juara dunia 2024 di Sirkuit Sepang akhir pekan ini.

Ia dan rombongannya sudah tiba di Malaysia pada Senin (26/10) ini dan langsung menjalani terapi khusus. Ada waktu 4 hari mempersiapkan diri dengan cara fisioterapi yang ditangani oleh fisioterapis kenamaan Aitor Tomas bersama terapis pribadi Martin yang datang dari Spanyol.  

Hasilnya akan dilihat dan diperiksa di klinik sirkuit Sepang pada Kamis nanti untuk menentukan apakah rider pabrikan Aprilia itu sanggup secara medis ikut sesi latihan Jumàt.

Sejak tiba di Kuala Lumpur, tim langsung berupaya mengurangi pembengkakan dan penanganan segala hal yang berkaitan dengan cedera tulang. Tujuannya adalah untuk memulihkan mobilitas, kekuatan, dan fungsi tangan sang rider.

"Kami akan mencobanya melalui krioterapi (terapi es) dan terapi manual,” ujar Tomas kepada Motorsport.com.

Pada saat yang sama, katanya, ia akan berupaya mendorong regenerasi tulang semaksimal mungkin agar kekuatannya dapat pulih secara bertahap.

"Kami melakukannya dengan menggunakan sistem magnetoterapi. Jika nantinya ia diizinkan untuk kembali ke atas motor, kami akan menerapkan protokol yang berbeda dari yang biasa kami gunakan. Dalam kondisi tersebut, kami akan lebih berfokus pada pergelangan tangannya, berupaya meminimalkan pembengkakan sedapat mungkin, sembari menjalankan terapi untuk meredakan nyeri,” jelasnya.

Kabar positif lainnya, brand pemasok sarung tangan yang mensponsori Martin akan memodifikasi sarung tangan kanannya agar terasa lebih nyaman. Pasalnya, kerja tangan kanan lebih dominan dibandingkan kiri karena mengurus pengeremen roda depan, bejek gas, dan mengatur keseimbangan motor.

Apakah 4 hari persiapan khusus itu bisa membuat penampilan Martin garang seperti saat ia menjadi lawan berat Marquez di sprint test Australia?

Meski pada Kamis nanti ia dapat izin dokter untuk balapan, bisa dipastikan kondisinya jauh dari level 100%. Tapi, setidaknya balapan di Sepang penting untuk Martin memetik poin sebisanya, agar tak terlalu jauh dari Marquez yang kini memimpin klasemen dengan surplus 10 poin.

Tadinya, petaka di lap 8 itu sudah dianggap menghabisi peluang Martin di kejuaraan dunia. Larangan tampil di balap utama jelas menguntungkan Marquez untuk memetik keunggulan poin lebih banyak dan pada akhirnya hanya butuh menejemen poin pada seri berikutnya sampai seri pamungkas GP Valencia.

Kini Martin  menjalani 4 hari proses sangat penting. Hasilnya dinanti dalam bentuk izin pada Kamis dan hasil poin pada raceday Minggu. (r)