MotoGP 2026 Malaysia: Yamaha Putuskan Mundur Dari GP Qatar. Ada Yang Sewot dan Mengancam

Minggu, 01/11/2026 20:14 WIB | Rulin purba
GP Qatar pekan ini, masih teka-teki ada dan tiada. (Foto: ist)
GP Qatar pekan ini, masih teka-teki ada dan tiada. (Foto: ist)

mobilinanews (Malaysia) - Yamaha menjadi tim pertama yang menyatakan mundur dari GP Qatar yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Losail pada akhir pekan ini.

Sebuah keputusan mengejutkan karena hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari promotor lokal maupun pihak MGPSEG selaku pemilik hak komersial bahwa GP Qatar dibatalkan atau tidak.

Tapi, pabrikan asal Jepang sudah ambil keputusan dan mengedarkannya secara luas.

 "Menyusul penilaian terkini terhadap situasi di Timur Tengah, Yamaha tidak menemukan alasan yang cukup kuat untuk mengubah kebijakan pembatasan perjalanan yang berlaku di seluruh perusahaan," tulis pernyataan Yamaha.

"Oleh karena itu, Yamaha telah menginformasikan kepada pihak MotoGP Group mengenai keputusan tidak berpartisipasi dalam Grand Prix Qatar 2026. Keputusan ini mencerminkan penilaian Yamaha berdasarkan informasi yang tersedia saat ini dan tidak bergantung pada langkah-langkah yang diterapkan oleh MotoGP Group maupun penyelenggara acara."

"Yamaha tetap berkomitmen penuh terhadap MotoGP dan menantikan untuk kembali berkompetisi pada Grand Prix Portugal," imbuh mereka sebagaimana dikutip dari media GPBlog.

Dalam menetapkan keputusan itu Yamaha tidak melibatkan para pembalapnya. Keputusan itu, dalilnya, sejalan dengan kebijakan Yamaha secara global yang memang membatasi perjalanan staf ke wilayah Timur Tengah. 

Tak butuh waktu lama, pihak MGPSEG langsung menanggapi keputusan Yamaha dan menyatakan kecewa atas hal itu. Terlebih, tulis mereka dalam surat edaran, sejauh ini belum ada alasan apa pun untuk mengubah pergeseran GP Qatar.

"Kami kecewa dengan keputusan Yamaha," tulis mereka.

"Hari ini kami telah menyampaikan posisi tersebut, beserta informasi terkini yang tersedia kepada seluruh pabrikan dan tim. Kami menyambut baik konfirmasi dari pihak-pihak lain di lintasan bahwa mereka akan tetap berkompetisi di Qatar, dan kami berterima kasih atas komitmen tersebut."

Dalam surat yang sama, MGPSEG menyinggung konsekuensi dari keputusan Yamaha. 

Selain implikasi kontraktual terhadap perjanjian Yamaha dengan MotoGP dan IRTA, ketidakhadiran Yamaha juga membawa implikasi dari sisi olahraga.

"Konsekuensi apa pun yang muncul terkait aspek olahraga akan ditangani oleh FIM sesuai dengan regulasi kejuaraan," tulis MGPSEG yang mengarah kepada ancaman sanksi tersendiri atas pelanggaran kontrak tersebut.