Dakar 2027: Portugal - Maroko Resmi Jadi Panggung Utama, Hadirkan Rute SS Sepanjang 4.341 Km!

Rabu, 04/11/2026 13:23 WIB | bagas
Reli Dakar (Foto: Red Bull)
Reli Dakar (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (Jakarta) - Gelaran ke-49 Reli Dakar secara mengejutkan berpindah lintasan untuk edisi 2027. Keputusan besar ini diambil akibat situasi darurat, memicu aksi solidaritas nyata dari negara Portugal serta Maroko demi menyelamatkan ajang.

Hubungan erat rally-raid yang terpelihara mempermudah adaptasi rute darurat ini. Pengalaman matang Portugal melalui Automóvel Club de Portugal di kejuaraan W2RC menjadi modal kuat untuk menggelar pembukaan megah tersebut.

Stadion Algarve yang berkapasitas 30.000 penonton siap menjadi saksi start perdana. Lokasi ini bukan sekadar panggung seremonial, tetapi awal lintasan teknis yang langsung membawa peserta menuju batas kemampuan ekstrem.

Maroko menyambut estafet kompetisi dengan bentang alam gurun pasir yang fantastis. Pengalaman panjang negara Kerajaan ini dalam menggelar ajang internasional menjamin kelancaran logistik walau persiapan sangat terbatas.

Momen sibuk dimulai sejak pemeriksaan administrasi serta teknis di Loulé-Faro. Seluruh kru dan kendaraan wajib melewati inspeksi ketat sebelum bendera start dikibarkan untuk pertarungan sengit di atas lintasan.

Aksi balap resmi dimulai lewat babak prolog yang menguji kecepatan awal para pebalap. Setelah menyelesaikan babak pembuka di Portugal, seluruh karavan balap langsung bergerak cepat menuju pelabuhan penyeberangan Nador.

Pelayaran melintasi Laut Mediterania dilakukan malam hari untuk efisiensi waktu. Peserta menyusuri lautan sebelum menginjakkan kaki di benua Afrika dan langsung dihadapkan pada kerasnya medan di wilayah Bouarfa.

Perjalanan berlanjut menyusuri deretan Pegunungan Atlas yang megah dan menantang. Jalur ini membentang melewati Zagora hingga mencapai Agadir, tempat seluruh peserta beristirahat sejenak selama 24 jam penuh.

Memasuki paruh kedua kompetisi, trek menembus kawasan gurun selatan yang terpencil. Wilayah Smara hingga mendekati Dakhla menjadi titik terjauh yang memeras fisik serta navigasi para pereli di lintasan ganas.

Usai melibas gurun selatan, rombongan mulai berputar balik ke arah utara Afrika. Pantai Atlantik menjadi pemandangan utama sebelum persaingan sengit ini berakhir di garis finis kota bersejarah Marrakech.

Rute sepanjang 4.341 km special stage (SS) menyajikan porsi tantangan yang sangat masif. Setiap harinya pereli harus menuntaskan jarak 350 hingga 500 km dengan karakter tanah gurun paling menyiksa di dunia.

"Edisi ke-49 Reli Dakar yang direlokasi ini akan tetap memenuhi standar olahraga yang menjadikannya ajang paling menuntut. Kami merancang Dakar sejati dalam waktu singkat," tegas Direktur Dakar, David Castera, dikutip Rabu (4/11/2026).

"Kami sangat berterima kasih atas loyalitas para peserta yang memilih mengikuti petualangan baru ini. Dukungan media serta mitra global terus mengalir erat untuk menyukseskan gelaran," tambah David Castera.

Keputusan berani memindahkan rute melahirkan babak baru yang penuh gebrakan teknis. Penyelenggaraan berkelas di Portugal dan Maroko ini sekaligus menjadi batu pijakan menuju perayaan bersejarah edisi ke-50 kelak.