mobilinanews (Argentina) – Hari Sabtu (16/01) kemarin merupakan hari terakhir reli paling menantang di dunia, Dakar. Dengan dilangsungkannya Special Stage pada SS 13 sepanjang 180 km dari Villa Carlos Paz sampai Rosario, Argentina menandai berakhirnya reli legendaris ini.
Pereli Peugeot, Sebastien Loeb berhasil memjadi juara SS untuk keempat kalinya setelah mengalahkan pesaing terdekatnya saat di WRC dulu, Mikko Hirvonen. Gap juara dunia WRC 9 kali itu dengan pereli Finlandia itu hanya 1 menit 13 detik.
Sementara posisi ketiga ditempati Nasser Al Attiyah yang merupakan rekan setim Hirvonen di tim Mini dan juara bertahan tahun lalu. Mantan juara kategori motor Dakar, Cyril Despres (Peugeot) berhasil finish keempat dan tim kuda hitam Toyota menempatkan Leeroy Poulter finish kelima.
Yang menarik, walau finish di urutan 13, Stephane Peterhansel berhasil menjadi juara umum kategori mobil pada Dakar 2016. Berarti Peterhansel berhasil meraih gelar ke-12 kalinya selama keikutsertaannya dalam reli Dakar.
Sebelumnya Peterhansel juga pernah menjadi pemenang di kategori motor bersama Yamaha dengan memenangi 6 kali balapan utama dan juara lagi ketika bergabung bersama Mitsubishi di kelas mobil. Gelar itu diraih pada 2004-2005 dan 2007. Sedangkan pada 2012-2013 kembali meraih gelar lagi, tapi dengan pabrikan baru bernama Mini.
Ngomong-ngomong Mini, perelinya Nasser Al Attiyah berhasil finish kedua kategori mobil dan keberhasilan juga memayungi tim kuda hitam, Toyota. Pasalnya Giniel de Viliers berhasil finish ketiga.
Debut impresif juga diraih Mikko Hirvonen, rekan setim Nasser ini berhasil finish keempat klasemen akhir setelah mengalahkan Leeroy Poulter yang memakai Toyota Hilux.
Sementara Sebastian Loeb harus finish ke-9 setelah dilibas Nani Roma (Mini), rekan setimnya sendiri Cyril Despres (Peugeot) dan Vladimir Vasilev. Mereka berhasil mengunci posisi ke-6 sampai ke-8 klasemen akhir.
Congrat buat Peterhansel. (Teks Berto Pramadya)