mobilinanews (Munchen) - Formula E, balapan mobil listrik yang merupakan benchmark balap mobil ramah lingkungan akhirnya menarik minat para pabrikan mobil untuk ikut serta didalamnya. Setelah Audi, Jaguar dan Renault, kini menyusul BMW dan Nissan yang memastikan diri untuk ambil bagian.
Pengumuman ini menyusul pernyataan Honda yang juga tertarik masuk ke ajang balap yang baru berjalan selama dua musim.
BMW sebenarnya sudah terlibat di FE sebelumnya, namun hanya sebatas penyedia safety car dan course car dengan model i8 dan i3. Merasa cukup sukses di ajang DTM, BMW bermaksud menancapkan namanya pada jenis balapan lainnya.
Menurut Autosport, format balapan FE di mana setiap pebalap harus berganti mobil di tengah balapan sebagai prosesi pitstop menjadi hal yang masih ditentang BMW untuk tampil sebagai tim sendiri.
Keberatan ini membuat FE mewacanakan untuk mengubah format tersebut pada musim 2017/2018. Besar kemungkinan akan menggunakan penggantian baterai ibarat mobil mainan atau isi ulang energi seperti charging handphone.
Untuk musim ketiga, FE dipastikan akan kedatangan nama besar lainnya, yakni Jaguar. Pabrikan asal Inggris ini akan menjadi satu dari 10 tim musim depan, menggantikan posisi tim Trulli yang hengkang. (Berto/Zie)