Tak Mau Ketinggalan, Kutu Racing Team Kembangkan Mesin 2 Tak

Rabu, 02/03/2016 15:41 WIB |

motorinanews (Jakarta) - Mengawali debut perdana dalam ajang balap Scooter Grand Prix 2016, tim balap yang dimiliki Kutu Community seakan tidak mau ketinggalan. Pasalnya Kutu Racing Team (KRT) tidak hanya menurunkan kelas 4 tak namun juga turut berkompetisi di kelas 2 tak (2/3).

Hal tersebut dilakukan demi menyalurkan minat dan bakat member Kutu serta menjadi sarana prestasi yang membanggakan. Tidak tanggung-tanggung, 4 Kutu balap bermesin 2
tak menambah barisan tunggangan Kutu Racing Team (KRT) di arena sirkuit dengan total 7 Kutu balap, 3 bermesin 4 tak.

“Mulai 2016 kami juga menurunkan Kutu Balap 2 tak. Dan tahun ini Kami terus melakukan riset mesin 2 tak di ajang Scooter Grand Prix,” beber Ivan Octavianus, Manager KRT.

Pebalap binaan KRT yang juga merupakan member Kutu Community memang dipersiapkan untuk meramaikan balap mesin kanan tersebut. Adapun para pebalap seperti Asep Bedun, Bram Prasetya, Sugiartono, Guntur Leo Perkasa dan Randi Ramandandi yang menjunjung tinggi sportifitas dalam setiap kompetisi.

Seri Perdana Scooter Grand Prix 2016 yang berlangsung pada 27-28 Februari di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat, Asep Bedun, berhasil naik podium 1 di kelas FFA 300 dan juara 4 di Kelas 220 Open. Bram Prasetya juara 2 di kelas FFA Open dan juara 3 di Kelas 220 Open.

Sementara itu Sugiartono dan Guntur Leo Perkasa berhasil naik ke podium 5 di Kelas 160 Open dan 160 Pemula. “Di seri pembuka ini Kami berhasil menggondol 6 piala kemenangan. Meski di Kelas 2 tak KRT masih belum bisa mengimbangi lawan, namun di Kelas 4 tak KRT masih berjaya.” papar Ivan.