mobilinanews (Misano) - Apa kunci kemenangan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez di MotoGP San Marino di sirkuit Misano, Italia, Minggu (13/9) lalu?
Strategi penggantian ban. Marquez menyebut penggantian ban di waktu yang tepat sebagai ikut andil mengantar pebalap 22 tahun itu menang di Misano. Padahal pengamat banyak menjagokan Lorenzo atau Rossi bakal mendulang sukses.
Balapan berlangsung dengan penuh kejutan. Itu karena di awal balapan yang semula kering tapi tiba—tiba turun hujan di lap-lap awal. Namun di sepertiga balapan kembali trek kering dan kembali pebalap mesti mengganti motor dan bannya.
Hampir semua pebalap menjalankan strategi 2 pit dan di sinilah tim Repsol Honda yang menaungi Marquez tampak lebih cermat. Pebalap Spanyol itu memutuskan lebih dulu masuk pit dan mengganti motornya.
Sedangkan Rossi dan Loenzo, dua pesaing beratnya memilih masuk pit setelahnya. Rossi pun harus kehilangan posisi terdepan saat kembali ke lintasan balap. Lorenzo justru lebih sial karena terjatuh sendiri saat mengendara motornya.
“Balapan yang sangat sulit. Sulit melihat apakah lintasan sudah benar-benar kering. Kami tidak tahu karena aspalnya baru dan berwarna gelap,” ujar Marquez kepada Chash, Senin (14/9).
Namun Marquez menuruti apa yang diperintahkan tim untuk segera masuk pit, mengganti motor dan ternyata itu sangat membantunya. “Itu keputusan jitu. Saya pikir Jorge lebih cepat dari saya dan Rossi jago di lintasan kering,” sebut juara dunia 2 kali itu.
Klasemen Pebalap
1.Valentino Rossi 247
2.Jorge Lorenzo 224
3.Marc Marquez 184
4.Andrea Iannone 159
5.Bradley Smith 135
Klasemen Konstruktor
1.Yamaha 297
2.Honda 240
3.Ducati 197
4.Suzuki 95
5. Yamaha Forward 33