mobilinanews (Motegi) – Kontrak Andrea Iannone dengan Ducati sepertinya sudah berakhir sejak seri XIII di Misano. Pasalnya, di tengah kegaduhan menjelang seri XV MotoGP di Twin Ring Motegi, Ducati malah mengumumkan Iannone bakal absen lagi pada seri XVI di Phillip Island. Padahal, GP Austria baru digelar minggu (25/10) depan.
Alasan Ducati memang cukup kuat. Mengacu pada cidera tulang ketiga punggung Iannone yang dinilai masih belum sembuh. Joki yang dikenal dengan julukan si Maniak itu cidera karena jatuh di sesi latihan seri XIII di Misano,
Sejak itu, Iannone absen dari balapan MotoGP. Di Misano dan Aragon, Michelle Pirro menggantikan posisi Iannone. Di balapan Motegi besok, giliran joki tim satelit, Hector Barbera yang mencicipi GP16 tim pabrikan Ducati. Nah, di Phillip Island nanti, Ducati sudah mencanangkan nama Pirro lagi, sebagai pengganti Iannone.
“Andrea (Iannone, red) masih merasakan sakit. Dan, Ducati tidak ingin terlalu menekan padanya,” kilah direktur sport tim Merah, Pablo Ciabatti. “Kami ingin dia fit 100% dulu, sebelum kembali balap,” lanjut Ciabatti.
Tapi, jika dikaitkan dengan statusnya yang akan membela Suzuki pada 2017 nanti, bisa jadi, Ducati memang sengaja menahan Iannone. Ducati tidak ingin, pertama, Iannone mendapat poin lebih, sehingga melewati perolehan angka Andrea Dovizioso. Sekaligus mendorong Dovi mencicipi podium pertama di musim ini. Kedua, mungkin juga Ducati tidak mau Iannone tau lagi pengembangan di GP16 atau GP17, sehingga dibocorkan ke Suzuki.
Iannone pun tidak banyak komentar soal ketidakhadiraannya di empat seri beruntun. Seakan, pemilik nomor start 29 itu sadar, ia sudah tidak diinginkan lagi di Ducati. Atau, ia juga sudah enggan menunggangi GP16 dan memikirkan agar fit saat tes bersama Suzuki november nanti.
Buat kita, hal ini sangat disayangkan. Karena Iannone bisa jadi kuda hitam di sisa musim ini. Bisa menyusup di antara tiga besar, Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo. (Aries Susanto)