mobilinanews (Jakarta) – Dualisme KTM di Indonesia karena adanya dua perusahaan yang mengaku agen resmi pemegang merk (APM) motor bikinan Austria itu sepertinya akan segera berakhir. Ini tercermin dari info yang didapat dari anggota komunitas Indonesia Duke Owner Community alias InDOC. Mereka akan bersatu di ajang Indonesia Motor Show (IMOS) 2016.
Aditya, sekretaris umum InDOC bicara mewakili ketuanya, Eko `Pakdhe` Sudiyanto pada mobilinanews pada pertemuan para klub undangan panitia IMOS, senin (31/10). “Kami akan bersatu untuk membawa nama komunitas KTM di acara IMOS. Berdasarkan persetujuan dari Pakdhe, kita akan membagi pengisian acara komunitas KTM di IMOS,” ungkap Aditya
Ungkapan Adit ini mengacu pada komunitas KTM street bike baru yang dibentuk salah satu APM. Namanya DROC alias Duke RC Owner Community. “Kami, mengajak semua anggota DROC untuk ikut mewakili komunitas KTM. Yang kita bawa nama KTM, bukan salah satu APM,” tutur Aditya pada Aji yang datang mewakili DROC. Mereka berdua datang di acara pertemuan teknis Motofest, untuk para komunitas motor yang ikut IMOS di mal One Bel Park, Fatmawati, Jakarta Selatan.
Tapi, karena panitia Motofest IMOS menjatahi tiket masuk buat komunitas perwakilan APM pada acara sabtu-minggu (5-6/10) nanti , menurut Aditya lagi, InDOC akan berbagi dengan DROC. “Sabtu, teman DROC yang pakai KTM berkapasitas di bawah 400cc. Sedang kami, dari InDOC akan hadir minggu. Ini hanya sesuai dengan pembagian dari panitia Motofest aja,” jelas pria yang biasa disapa Adit itu.
Sedikit bicara acara Motofest yang akan dikuti InDOC dan DROC di IMOS, nih. Diantarnya Jamboride, semaca city touring. Lalu ada permainan brotherhood antar komunitas di area Motofest. Dan juga ikut lomba slalom motor alias gymkana.
Kembali ke soal persatuan InDOC dan DROC. Acara Motofest IMOS, menurut Adit, jadi kesempatan menghapus penghalang yang dibuat agen pemegang merk KTM di Indonesia. Apalagi, di Indonesia, sepengetahuan mobilinanews, hanya ada 4 komunitas KTM yang eksis. Yaitu, InDOC, The Dukes Bandung, DROC dan RCBoys.
Satu lagi, sumber mobilinanews juga pernah menyebutkan, banyak anggota KTM DROC belum memegang motornya. Dengar-dengar sih, dari ratusan anggotanya, baru 5 yang memiliki RC250 atau Duke 250 dan Duke 200. Coba lihat : Gawat, Pembeli KTM di GIIAS Belum Terima Motor. Akankah KTM Jadi Komunitas Tanpa Motor? Tuh, kalau nggak gabung, gimana mau eksis?!
“Kita ini, pemakai KTM sangat sedikit jumlahnya. Kenapa harus berpisah? Bukannya kalau bersatu lebih baik. Toh kami sudah sadar layanan after sales KTM itu sulit. Jadi, mendingan bersatu supaya bisa saling bantu,” pungkas Adit.
Nah…benar, tuh! Brotherhood bikers mah beda urusan sama bisnis, ya Bro! Meski baru dua komunitas KTM yang bersatu, siapa tau nanti APM-nya juga mau gandengan. (Aries Susanto)