mobilinanews (Sentul) - Ada yang berbeda pada briefing peserta gokart di Sentul kali ini. Biasanya dilakukan sore setelah sesi latihan bebas selesai, Sabtu (15/4) ini dilangsungkan usai jam makan siang.
Yang berbeda lainnya, kalau selama ini briefing dilakukan dengan lisan. Tadi dengan memakai tampilan di layar, yang merupakan standar CIK (Komisi Gokart Dunia).
"Keuntungan dengan adanya tampilan di layar, yang ditampilkan jadi lebih jelas. Misalnya soal bendera, langsung bisa diketahui fungsi bendera merah, kuning atau hitam kepada para pegokart, terutama peserta kelas Cadet dan MiniRok. Kalau bacanya dari buku kan kadang confuse, apalagi kalau bukunya tidak berwarna," ujar Anthony Sarwono, steward of the meeting gokart Sentul kepada mobilinanews.
Selain itu juga direminder soal regulasi terbaru dari CIK menyangkut bemper depan yang turun pada gokart peserta, akan mendapat penalti 10 detik, tanpa perlu protes.
"Lebih kepada penegasan saja, karena regulasi ini sebenarnya sudah diterapkan pada seri 2 lalu. Tetapi karena baru pertama diberlakukan, terjadi keraguan dan mis komunikasi," lanjut Anthony yang membantu Rabindra Soeparto sebagai COC. (budsan)