motorinanews (Bengkulu) - Kejuaraan series Matic Race 2017 yang diusung Raja Air dan Track 18 semakin ramai diikuti racer pemula di Bumi Rafflesia. Iven ini berhasil memancing pemula berani turun di ajang balap motor. Sekali terjun pantang mundur.
Seperti terlihat pada putaran ketiga yang diadakan di depan Makorem 041 Gamas Bengkulu. Sebanyak 324 starter berjibaku dalam 12 kelas yang disediakan. Salutnya, jumlah peserta terus bertambah sejak seri perdana digelar Juli lalu.
Tentu saja iven ini didukung Danrem 041 Gamas. Selain menyediakan lahan seluas 8 hektar untuk dipakai sirkuit non permanen, juga memperebutkan Gamas Cup Race. Sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke-72 tahun.
Tak salah bila peserta dan penonton ramai. Apalagi mainnya di tengah kota Bengkulu. "Acara sukses, gak ada kendala dan berjalan lancar," puas Putrawanjaya Arsyad, Ketua Pengprov IMI Bengkulu yang langsung supervisi bersama Danrem 041 Gamas di lokasi.
Mari kita lihat hasilnya. Di kelas MP6 Bebas Usia Terbuka dan Lokal, pebalap pemula Windo Okta dan Rio Is, sama-sama dari kota Bengkulu menguasai kedua kelas. Windo yang tampil atas nama PT KML Baracass RBT Salazar finisher pertama. Runner-up Rio yang membela tim Bengkulu Speed Cam Feat BRS. Nama racer Putra Sulung asal Bengkulu dan Riko Ardiansyah dari Curup perlu dicatat karena naik podium ketiga.
Sementara di kelas Bebek Standar Showroom 125cc Terbuka dan Lokal, Barel dari Curup dan Banu Dwi Putra asal Bengkulu sama-sama berbagi podium pertama dan kedua. Sedangkan posisi ketiga pada kedua kelas ditempati Rendy Fransisko Nainggolan dari kota Bengkulu.
Barel dan Rendy masih pelajar. Saat tampil di kelas Bebek Standar Showroom 125cc Lokal Pelajar, keduanya juga menguasai balapan. Barel masih tetap terdepan, disusul Rendy.
Yaps! Matic Race Bengkulu memang diadakan untuk membidik pemula, makanya dibuat berseri. Tahun 2017 ada 4 putaran. "Finalnya pertengahan Desember nanti," pungkas Wawan, sapaan akrab Putrawanjaya. (Bang Ve)