motorinanews (Bengkulu) - Kejuaraan grasstrack menjadi momen paling pas untuk peluncuran produk terbaru motor trail. Pasalnya komunitas penyuka lumpur hadir dalam satu lokasi. Inilah yang dilakukan GP7 saat mengusung event Grasstrack Competition 2017 di Sirkuit MF Sungai Suci Pasar Pedati di Kab. Bengkulu Tengah.
Kejuaraan terbuka yang selama dua hari, Sabtu dan Minggu (9-10/12) dijadikan sebagai ajang launching varian anyar Honda CRF150L. "Kebetulan waktunya bersamaan, jadi kami satukan acaranya," sebut Michael Ferly, penyuka balap lumpur di Bengkulu Tengah. Ferly juga yang mengusung nama GP7 sebagai produk knalpot motor.
Sejumlah grasstracker yang domisili seputaran Bengkulu tertarik mengikuti ajang ini. Sebut saja seperti Inggil, Toying Sana Sini, Rivaldi, Opick Beke dan Ronny Aja. "Terima kasih atas kehadiran peserta dari luar Bengkulu," ungkap Gerry Duta, promotor balap asli Bengkulu yang mulai ekspansi ke balap garuk tanah.
Total 116 pebalap ikut serta yang berbaur menjadi 258 starter. Ada 13 kelas perlombaan tersedia. "Silahkan dicoba sirkuitnya. Kami terima input positif untuk pengembangan tahap selanjutnya," tutur Ferly yang ingin pebalap pemula Bengkulu muncul dari sirkuit yang dibangunnya.
Bagi Bengkulu yang dikenal dengan sebutan Bumi Rafflesia ajang balap garuk tanah tentunya tak asing lagi. Setiap dua pekan ada saja kejuaraan digelar. Masalahnya, belum ada tracker Bengkulu yang berani main keluar daerahnya. Ini yang menjadi impian pemerhati otomotif di Bengkulu.
Michael Ferly dan Gerry Duta mulai memikirkan itu. Tentunya Pengprov IMI Bengkulu juga tengah membidik pebalap berbakat yang bisa membela nama daerahnya di ajang Kejuaraan Nasional. Setidaknya musim kompetisi 2018 nanti sudah ada yang siap mengikuti rangkaian series Kejurnas Grasstrack di Region Sumatera A. Semoga saja! (BangVe)