mobilinanews (Sentul) - James Rivai, tentu masih ingat dong. Pada tahun 2000-an, doi merupakan pembalap mobil dan pereli andal Tanah Air. Nah, setelah beberapa tahun menghilang, James comeback di ajang motorsport.
Tunggangan James di ISSOM
Terbaru, pria simpatik ini turun di ajang Night Race ISSOM pada Sabtu malam (18/8/2018) di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat. Hasilnya, podium 3 kelas STC Divisi 1 2100 cc berhasil diraihnya.
“Puji Tuhan, ternyata masih bisa kompetitif dan raih podium. Makin tua makin kenceng karena makin mendekatkan diri pada Tuhan,” senyum James usai menerima trofi di Night Race ISSOM Sentul.
Memorable in night race ISSOM
Ini adalah kesertaannya yang kedua di ajang ISSOM musim ini. Sebelumnya, penggemar mancing ikan di laut lepas ini juga turun di seri 3 ISSOM.
Menurut James, pening kepala kalau nggak ngegas. Dan makin hari makin lemas. “Kata teman-teman, itu karena umur dah gocap (50 tahun). Jadi diajak periksa ke dokter di Singapura. Saya milih ngegas (balap) jadi sehat kembali hehe,” ungkapnya.
Podium 3 di night race ISSOM
Tentang terapi balap ini, lanjut James, atas anjuran pembalap legendaris almarhum Aswin Bahar. “Katanya kalau dah tuwir supaya hormon-hormon tetap hidup baik, maka perlu adrenalin yah. Ternyata benar haha.”
Tak hanya di balap mobil Sentul, James juga berkiprah di arena sprint Rallly.
Bersama teman lama, Sadikin Aksa
“Sudah sejak sebulan sebelum puasa lalu sih. Saya ikutan di Kejurda Banteng Motorsport Sprint Rally di Paramount, Gading Serpong. Lalu di Merdeka Sprint Rally kemarin di tempat sama, pekan lalu,” tutur James.
Di Sprint Rally, dia turun di kelas M2 dengan Mitsubishi Evo 4. “Mobilnya sudah dewasa sekarang nih, sudah 21 tahun hehe,” tawa James. Maksudnya, Evo yang dipakai untuk sprint rally sudah terbilang tua.
Podium kesatu Merdeka Sprint Rally
Namun James senang karena ternyata masih lumayan bisa ngudak mobil-mobil baru dan tetap bisa naik podium.
“So, kembali bisa ngegas, kepala pening jadi sembuh dan hidup kembali berwarna,” pungkas James. (budsan)