mobilinanews

Kalau Batasan Umur 45 Tahun Diterapkan, Peserta Balap Susut Hingga 50 Persen

Minggu, 31/05/2020 07:30 WIB
Kalau Batasan Umur 45 Tahun Diterapkan, Peserta Balap Susut Hingga 50 Persen
Wijaya Kusuma, Yoyok Cempe dan kru tim Suzukimotorsport.id, gak bisa ikut reli jika batasan soal umur tidak direvisi

mobilinanews (Jakarta) - Dari beberapa content draft Protokol Balap Standar Covid, terkait batasan umur maksimal 45 tahun yang boleh mengikuti event balap menjadi sorotan utama.

Menurut kalkulasi mobilinanews, jika penerapan itu diberlakukan, khususnya peserta balap roda empat (mobil) hanya sekitar 50 persen yang bisa.

"Menurut kami, tidak perlu dibatasi. Yang penting sehat dan bebas covid yang dibuktikan dengan hasil rapid test atau Swab test," ungkap pereli senior Wijaya Kusuma.

Seperti diketahui perally senior berusia di atas 45 tahun yang rutin mengikuti event seperti Erwin Mancha, Roy Nirwan, Fredi Rostiawan, Arief Indiarto, Hardi Sitorus,  H Prasetyo Edi Marsudi, Frans Barlean, Tommy  Bank Sumut dan masih banyak lagi.

"Padahal seperti Erwin Mancha adalah pereli papan atas yang merebut poin kejuaraan nasional dalam beberapa tahun terakhir," terang Wijaya Kusuma. 

Bahkan Wijaya Kusuma sendiri dan Yoyok Cempe juga nggak bisa mengikuti event karena usianya sudah 45 ke atas.

Tak hanya di cabang rally, di balap mobil ISSOM juga terpangkas sekitar 50 persen jika regulasi itu diterapkan.

"Yang pasti, saya pun nggak bisa ikut balap mobil ISSOM jika peserta harus -45. Padahal, saya paling tidak masih ingin mencapai 10 kali juara nasional. Gimana dong?," tanya Alvin Bahar, pembalap Honda Racing Indonesia.

Tak hanya Alvin Bahar, nama-nama senior beken seperti Paul Montolalu, Jimmy Lukita, Tomi Hadi, Gerry Nasution, Rudi Laksmana, Imin Brata, Andy Barata, Fitra Eri, Nanang HB dan masih banyak lagi.

So? IMI Pusat pasti tidak akan tutup mata atas fakta ini. (bs)

 

About Us | Our Team | Careers | Pedoman Siber | Disclaimer

© 2017 mobilinanews.com All Right Reserved
frodo