mobilinanews (Jakarta) - CEO Tesla, Elon Musk, kembali mengejutkan publik dengan persoalan paket gajinya. Kali ini untuk kedua kalinya ia gagal menerima bayaran sebesar 56 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp890 triliun.
Angka di atas angat mencengangkan untuk publik, namun tentu Elon Musk punya kelas tersendiri. Ia batal menerima Rp890 triliun gajinya setelah keputusan hakim dari Pengadilan Kanselir Delaware Kathaleen McCormick yang diumumkan, Senin (2/12).
Mengutip Carscoops, Rabu keputusan ini serupa dengan putusan hakim yang sebelumnya diambil pada Januari lalu, karena bayarannya dianggap berlebihan karena bernilai fantastis. .
Dalam putusannya, McCormick tetap berpegang pada temuan sebelumnya bahwa dewan Tesla terlalu dipengaruhi oleh Musk dalam membuat paket kompensasinya dengan paket gaji terbesar untuk seorang CEO dengan nilai 2,3 miliar dolar AS (sekitar Rp36,6 triliun) ketika diberikan pada tahun 2018.
Hakim McCormick menilai paket gaji tersebut berlebihan dan mengejutkan investor, serta menimbulkan ketidakpastian mengenai masa depan Musk di Tesla.
Pada pengajuan pengadilan sebelumnya, Tesla mengklaim bahwa keputusan mengenai paket gaji tersebut sudah mendapat persetujuan dari pemegang saham bulan Juni lalu. Bahkan keputusan itu berasal dari pemungutan suara.
Imbalan itu, sebut pihak Tesla merupakan imbalan yang dianggap tepat karna kontribusi Musk terhadap perusahaan yang luar biasa sehingga Tesla menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia.
Meskipun demikian, McCormick memutuskan bahwa persetujuan Musk dan anggota dewan serta eksekutif Tesla merupakan cacat prosedural dan tidak beralasan.
Bagi McCormick, Musk dinilai terlalu mendominasi perjanjian itu karena kedekatannya dengan para anggota dewan perusahaan sehingga keputusan mereka tidak adil.
Ketika paket kompensasi dibatalkan, paket tersebut diperkirakan bernilai lebih dari 55 miliar dolar AS (Rp876,2 triliun) karena ada lonjakan nilai saham Tesla.
Terlepas dari itu, Elon Musk memang sangat berpengaruh. Buktinya saat keputusan itu hangat diberitakan ada kenaikan harga saham yang signifikan pada Tesla.