mobilinanews (Hungaria) - Sudah lama fans tak melihat Fernando Alonso fight di baris depan, bahkan di F1. Di raceday GP Hungaria, Minggu (3/8) ini ia lakoni start dari P5. Starting grid terbaik juara dunia 2005 dan 2006 dalam 14 putaran tahun ini.
Ada beberapa poin menarik yang bisa menghibur penonton jika 'singa tua' berumur 44 tahun tapi masih agresif itu konsisten dengan mobil AMR25-nya.
Ke depan, ia akan coba fight dengan pembalap yang regular di baris depan macam Charles Leclerc (Ferrari), duet McLaren Oscar Piastri dan Lando Norris serta George Russell di P4.
Ke belakang, ia juga harus waspada menunggu serangan Max Verstappen (Red Bull/P8) dan musuh lamanya Lewis Hamilton (Ferrari/P12).
Kecepatan mobil tim Aston Martin tampak konsisten dan menjanjikan sejak sesi latihan dan kualifikasi. Team mate-nya, Lance Stroll yang sekaligus anak pemilik tim Lawrence Stroll, juga tampil apik dan bakal start dari P6.
Absen di FP1 karena cidera otot tangan, Alonso finish P5 di FP2 sedangkan Stroll di P4. Di FP3, ia P6 dan Stroll P7.
Masuk Q1 Alonso lsngsung bikin kejutan dengan finish P2 di belakang McLaren sedangkan rekannya di P9. Di phase Q2, gantian Stroll bikin kejutan, P3, sementara Alonso P5.
Puncaknya di Q3 saat keduanya dapat baris ketiga garis start. Alonso hanya terpaut 0,109 dari Leclerc sebagai pole sitter. Stroll pun hanya berjarak 0,017 dengan sang senior.
Alonso senang dengan posisinya. Menurutnya tak ada pengembangan khusus pada mobilnya.
"Hanya saja karakter sirkuit ini cocok dengan mobil kami," komentar mantan pembalap Renault, McLaren, Ferrari dan Alpine itu.
Ya, tak ada pengembangan khusus. Tapi, ia tak mengungkit kalau sayap depan AMR25 sebenarnya sudah ada campur tangan desainer kondang Adrian Newey yang sejak April lalu gabung dengan Aston Martin. Campur tangan itu tidak 100% tapi hanya masukan dari mantan desainer sekaligus pakar aerodinamika tim Red Bull itu.
Kabarnya, masukan itu muncul setelah Newey mengamati MCL39 besutan McLaren di GP Inggris silam. Ia hanya kasi petunjuk kepada tim teknis tetapi terbukti bisa bikin perubahan besar. Newey sendiri tengah fokus pada mobil 2026.
Setelah tampil kompetitif di single lap, performa Alonso dan Stroll masih menunggu pembuktian di race panjang dengan durasi 70 laps.
Alonso tak mau berpikir muluk untuk tarung melawan duet McLaren yang tahun ini dominan. Bahkan untuk merebut jatah podium melawan Leclerc dan Russell pun ia tak berani bikin target.
"Kami akan coba jika ada kesempatan, tapi akan berat melawan 4 pembalap di depan saya. Dan, sepertinya Max dan Lewis pun akan tinggal tunggu waktu menyerang dari belakang. Jadi, jika finish di posisi yang sama dengan start (P5), itu sudah bagus," tandasnya.
Dari kacamata penonton, terutama yang sempat menikmati duel Alonso-Hamilton di masa lalu, tentunya ada kerinduan melihat kembali pertarungan mereka. Pertarungan 2 pembalap aktif F1 tertua saat ini. Semoga terwujud meski hanya akan sekejap. (r)