Mobilinanews (Jakarta) - Pasar mobil Indonesia masih mengalami tekanan pada awal 2025. Berdasarkan data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil dari pabrik ke dealer pada periode Januari–Juli 2025 hanya mencapai 435.390 unit. Angka ini turun 10,09% dibanding periode yang sama tahun lalu yang menyentuh 484.250 unit.
Namun, di tengah tren penurunan penjualan secara keseluruhan, segmen mobil hybrid justru menjadi sorotan. Persaingan di pasar ini semakin panas, apalagi dengan hadirnya pendatang baru yang langsung menggebrak.
Tanpa kejutan, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid masih menguasai pangsa pasar. Selama tujuh bulan pertama 2025, mobil ini mencatat penjualan fantastis 14.388 unit, jauh meninggalkan pesaing terdekatnya.
Di urutan kedua, Suzuki XL7 Hybrid berhasil membukukan 5.177 unit. Meski jarak dengan posisi pertama cukup lebar, model ini tetap menjadi pilihan populer berkat kombinasi efisiensi dan daya angkut keluarga.
Kejutan terbesar datang dari Suzuki Fronx Hybrid. Baru meluncur pada Mei 2025, mobil bergaya SUV kompak ini langsung mencatat 3.496 unit dan mengamankan posisi ketiga. Prestasi ini membuat Fronx mengungguli model-model yang sudah lebih lama eksis di pasar.
Di posisi keempat, Honda HR-V e:HEV yang baru hadir Juni 2025 langsung mengantongi 1.909 unit. Tepat di bawahnya ada Toyota Yaris Cross Hybrid dengan 1.797 unit.
Menutup daftar 8 besar mobil hybrid terlaris Januari–Juli 2025 adalah:
Suzuki Ertiga Hybrid – 1.168 unit
Toyota Alphard HEV – 1.162 unit
Hyundai Santa Fe Hybrid – 1.118 unit