MotoGP 2025 Indonesia: Duo Rider VR46 Gagal Lolos Q2, Siap Perang Sengit di Q1

Jum'at, 03/10/2025 21:29 WIB
bagas


Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 Racing (Foto: VR46)
Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 Racing (Foto: VR46)

Mobilinanews (Lombok) - Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika tampaknya memberikan tantangan yang cukup berat bagi Tim Balap Pertamina Enduro VR46 di hari pertama MotoGP 2025 Indonesia.

Baik Franco Morbidelli maupun Fabio Di Giannantonio gagal menembus posisi sepuluh besar, memaksa keduanya harus berjuang ekstra keras dari sesi kualifikasi pertama (Q1) pada hari Sabtu, besok.

Franco Morbidelli menghadapi hari yang rumit. Meskipun menunjukkan peningkatan waktu signifikan dari FP1 (posisi ke-12) ke sesi Latihan, upayanya untuk menembus `Top 10`masih belum membuahkan hasil.

Dengan waktu terbaik 1:30.108, pembalap bernomor 21 itu harus puas di posisi ke-12 secara keseluruhan. "Ini adalah hari yang sulit. Kondisi treknya rumit, kami semua kesulitan menggunakan ban dan memanaskannya,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

“Membuat waktu putaran yang baik untuk langsung masuk Q2 sangat sulit. Meskipun feeling yang rumit, kami sudah dekat dengan Top 10, tetapi saya melakukan kesalahan dan saya tidak bisa lolos,” sambung Morbidelli.

Morbidelli pun menyadari kerasnya tantangan yang menanti, seperti duo rider Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia yang juga terjebak di Q1. "Ini menjadi Q1 yang benar-benar `panas`, penuh dengan pembalap hebat,” terangnya.

Di sisi lain garasi, rekan setimnya Fabio Di Giannantonio memulai akhir pekan Mandalika dengan menjanjikan di FP1 (posisi ke-8). Namun, sesi Latihan menjadi hambatan besar. Ia terlempar jauh ke posisi ke-18 karena performa pembalap lain yang lebih cepat.

"Hari ini adalah hari yang berat, kami sangat kesulitan dengan cengkraman roda belakang. Sulit untuk menyelesaikan beberapa putaran dan melaju cepat, jadi akan ada malam lagi dengan banyak pekerjaan bersama para kru,” ungkapnya.

Meskipun menghadapi kesulitan, pembalap bernomor 49 ini tetap optimis. "Tim, Ducati, dan saya bekerja sangat keras untuk memahami apa yang terjadi, tetapi saya yakin kami akan menemukan cara untuk meningkat,” jelasnya.

“Yang pasti, ada hal positif: bagian yang dibawa Ducati memberi saya feeling yang lebih baik. Potensinya luar biasa, seperti yang telah kami buktikan tahun ini, kami hanya butuh konsistensi," tutupnya yang bertekad untuk berjuang lolos ke Q2.

Dengan kedua rider andalan mereka di luar zona aman, Tim Pertamina Enduro VR46 Racing akan menghadapi sesi kualifikasi dengan tekanan tinggi. Q1 akan menjadi pertarungan sengit di antara para rider yang berjuang untuk dua tempat tersisa di Q2.

Tag

Terpopuler

Terkini