mobilinanews (Italia) - Pembalap utama Yamaha Fabio Quartararo masih saja ngegrendeng. Lagi-lagi meraih pole position, di GP Australia. Tapi seperti sebelumnya, status itu gagal diramu jadi kemenangan. Proyek V4 jadi solusi?
Ya, ganti mesin konvensional 4-inline ke mesin baru V4 adalah alternatif solusi Yamaha untuk keluar dari keterpurukan dalam 4 tahun terakhir. Mesin baru itu sudah di-testing beberapa kali oleh pembalap penguji Augusto Fernandez.
Quartararo pun sudah mengujinya. Tapi, ia ia tak puas. Membandingkannya dengan mesin YZR-M1 saat ini dan bikin catatan harus benahi ini dan itu.
Silvano Galbusera, mantan chief crew Valentino Rossi saat di Yamaha, mengolah lagi semua data tes dan feedback dari Quartararo.
Hasilnya ditunggu pada GP Malaysia di Sirkuit Sepang akhir pekan ini. Di situ Fernandez kembali berlaga lewat jalur wild card. Ini kali kedua dia uji V4 lewat jatah wild card.
Masih dengan kendali Galbusera, tes lanjutan diintensifkan lagi dengan tes khusus di Sirkuit Aragon pada 9-10 November. Tugas Fernandez dan Galbusera tak hanya menguji pengembangan dari hasil GP Malaysia, tapi juga menyiapkan 4 unit Yamaha M1-V4 menuju tes resmi Valencia pada 18 November.
Keempat motor itu akan diuji oleh 4 pembalap regular Yamaha musim 2026 nanti, yakni joki pabrikan Quartararo dan Alex Rins, plus duet tim Pramac Yamaha Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu.
Buat Razgatlioglu yang baru saja meraih gelar juara WSBK 2025 bersama tim BMW, tes Valencia adalah kesempatan pertamanya menggeber motor kelas MotoGP setelah resmi menggantikan posisi Miguel Oliveira di Pramac Yamaha. Uniknya, Oliveira malah hijrah ke WSBK dan menggantikan posisi Razgatlioglu fi BMW.
Soal adaptasi motor dan lingkungan kerja bisa jadi bukan masalah bagi Razgatlioglu. Karena sebelum ke BMW pembalap asal Turki adalah rider utama Yamaha di WSBK.
Sejauh ini belum ada tanda-tanda V4 akan digunakan Yamaha tahun depan. Yang jelas, dari 5 pabrikan di MotoGP tinggal Yamaha yang gunakan mesin lama. Brand lainnya (Ducati, KTM, Honda dan Aprilia) sudah lebih dulu pakai V4.
Yang juga jelas bos Yamaha Paolo Pavesio sebelumnya menegaskan V4 hanya digunakan jika terbukti lebih ampuh dari mesin saat ini. (r)