Mobilinanews.com (Jakarta) - Suzuki kembali bikin gebrakan di dunia otomotif listrik dengan meluncurkan motor listrik terbarunya bernama Suzuki e-VanVan.
Motor ini resmi diperkenalkan dalam ajang Japan Mobility Show 2025 yang digelar sejak Kamis, 30 Oktober hingga Minggu, 9 November 2025 mendatang di Tokyo Big Sight, Jepang.
Dengan tampilan mungil bergaya retro dan performa yang tidak bisa dianggap remeh, Suzuki e-VanVan langsung menjadi salah satu magnet perhatian pengunjung di pameran otomotif terbesar Jepang tersebut.
Sekilas, Suzuki e-VanVan memang terlihat seperti motor kecil yang lucu dan menggemaskan. Tapi jangan salah — di balik tampilannya yang santai, motor ini membawa jiwa klasik legendaris dari Suzuki VanVan yang populer di era 1970-an.
Suzuki mengembangkan e-VanVan dengan konsep “fun and feel-good mobility”, yaitu kendaraan listrik yang memberi sensasi berkendara menyenangkan dan santai, namun tetap bertenaga.
Motor ini hadir dengan dimensi:
Panjang: 1.810 mm
Lebar: 825 mm
Tinggi: 1.050 mm
Ukuran tersebut membuat e-VanVan lebih besar dari moped listrik biasa, bahkan setara dengan motor konvensional bermesin 125cc.
Dari sisi desain, e-VanVan tampil dengan warna-warna cerah dan grafis modern, sementara bentuk tangki membulat, lampu bundar, serta jok panjang yang tebal menghadirkan nuansa retro-modern yang khas Suzuki.
Salah satu ciri khas yang membuat Suzuki e-VanVan tampil beda adalah penggunaan ban balon lebar seperti yang pernah digunakan pada versi ICE VanVan klasik.
Motor ini menggunakan ban Dunlop ukuran 130/80-12 inci di depan dan belakang, membuat tampilannya gagah dan siap melibas berbagai kondisi jalan.
Bagian suspensi belakangnya memakai suspensi ganda dengan sistem Pre-Load, sementara untuk sistem pengereman sudah menggunakan rem cakram di depan dan belakang.
Menariknya lagi, posisi berkendara e-VanVan dibuat tegak dan nyaman, cocok untuk pengendara yang ingin bersantai sambil menikmati perjalanan.
Joknya juga bisa diatur tingkat kenyamanannya, menyesuaikan dengan postur tubuh pengendara.
Suzuki e-VanVan mengusung sistem Battery Electric Vehicle (BEV), artinya seluruh penggerak motor ini bersumber dari tenaga baterai.
Motor listriknya menggerakkan roda belakang melalui rantai, bukan belt drive seperti motor listrik kebanyakan.
Langkah ini menunjukkan bahwa Suzuki tetap ingin menjaga sensasi mekanis khas motor konvensional, sambil menghadirkan pengalaman baru yang lebih senyap dan efisien.
Meskipun Suzuki belum mengumumkan detail resmi mengenai tenaga dan kapasitas baterainya, pabrikan memastikan bahwa performanya setara motor 125cc — bukan sekadar motor listrik untuk jarak pendek.
Dengan demikian, e-VanVan bukan hanya motor listrik gaya-gayaan, tapi juga punya tenaga cukup kuat untuk penggunaan harian.
Suzuki e-VanVan seperti menjembatani dua dunia: nostalgia masa lalu dan masa depan yang elektrifikasi.
Bagi pecinta motor klasik, e-VanVan membawa kembali aura old-school yang hangat. Namun untuk anak muda modern, motor ini menawarkan gaya unik, bebas emisi, dan penuh karakter.
Dengan desain retro yang manis dan performa yang tangguh, Suzuki e-VanVan jelas punya daya tarik tersendiri — baik untuk pengguna urban maupun kolektor motor bergaya klasik modern.
Hingga saat ini, Suzuki belum mengumumkan harga resmi maupun jadwal peluncuran global e-VanVan, termasuk kapan motor listrik ini akan hadir di Indonesia.
Namun melihat antusiasme pengunjung Japan Mobility Show 2025, besar kemungkinan motor ini akan segera masuk tahap produksi massal.
Kalau benar dirilis secara global, Suzuki e-VanVan bisa jadi salah satu motor listrik retro paling dinanti tahun 2026.