Memotret Keberhasilan Diva Zahra di Musim 2025, Siap Naik Level Lebih Tinggi

Senin, 08/12/2025 16:15 WIB
Wilfrid Kolo


Pereli cantik Diva Zahra semakin matang sebagai pembalap muda di dunia reli Indonesia
Pereli cantik Diva Zahra semakin matang sebagai pembalap muda di dunia reli Indonesia

mobilinanews (Jakarta) – Pereli muda Diva Zahra menyelesaikan perjalanan rally 2025 dengan hasil yang luar biasa. Dara cantik asal Bandung ini berhasil mengunci juara 2 kelas Wanita di Kejurnas Sprint Rally 2025.

Capaian ini tak sekedar prestasi belaka. Ini adalah hasil perjuangan dan hasil latihan keras, diikuti dengan performa menawan sepanjang rally yang konsisten ditunjukan Diva Zahra. 

Salah satu bukti konsistensinya, adalah finish rate yang mencapai 100%. Diva berhasil finis di semua putaran yang dilakoni sepanjang Kerjurna Sprin Rally 2025. Terakhir, ia berhasil masuk Top 6 Non-Seeded, dan naik podium 3 kelas U25, bersaing dengan para pelerli pria.

Diva mengakui bahwa berkat dukungan mentor kelas satu Rifat Sungkar dan co-driver Reza “Eca” membuat performanya semakin meningkat di setiap balap yang ia jalani. 

Dengan capaian cemerlang ini, Diva patut bangga karena di bawah asuran mentornya Rifat Sungkar ia mampu menguasai berbagai Teknik balap, mengontrol mobil dengan presisi, hingga kemampuan mengambil keputusan di gelanggang balap yang penuh tekanan. 

“Pencapaian musim 2025 ini sangat berarti buat saya. Ini bukan tentang podium. Setiap stage memberikan pembelajaran yang membentuk saya menjadi pembalap yang lebih matang,” kata Diva yang sementara mengambil program S2 Hukum di Universitas Indonesia itu.

Bagi Rifat Sungkar sebagai mentor, ia melihat Diva punya potensi besar sebagai pereli. Karena perkembangannya sangat pesat dalam semua hal sebagai seorang pereli. Apalagi Diva adalah sosok yang punya kemauan keras untuk terus belajar dan punya tekad kuat untuk bersaing. 

“Diva menunjukan progress yang sangat signifikan. ia semakin matang dalam membacara situasi, lebih presisi dalam eksekusi teknis yang memadai di lintasan balap,” kata Rifat memuji anak asuhnya itu. 

Dengan kemajuan pesat yang ditunjukan Diva, Rifat yakin ke depan melalui program Latihan yang konsisten, ia punya peluang untuk naik kelas dan berprestasi di ajang dengan level kompetisi yang lebih tinggi.

Senada dengan Rifat, partner Divam Reza ‘Eca” melihat perkembangan luar biasa dari partnernya dalam mengolah dan mengeksekusi setiap pace note secara cepat dan presisi. Ii semakin membuat mereka solid di dalam kabin, saat meladeni rintangan di trek balap.

“Diva semakin matang dan fasih dalam memproses informasi dengan reaksi yang tepat pada momen-momen kritis dan krusial. itu adalah tanda pereli yang sedang naik kelas dan menuju pada level yang lebih tinggi,” ungkap Eca.

Bekal runner-up yang diraih Diva, optimism tumbuh baik pada Diva, mentornya Rifat Sungkar dan Eca. Mereka menargetkan peningkatan konsisitensi, catatan waktu, dan ingin bersiap untuk meladeni kompetisi di level lebih tinggi di 2026.

Tag

Terpopuler

Terkini