mobilinanews (Inggris) - Isu kepindahan Max Verstappen ke tim F1 Mercedes pada 2027 masih sekadar isu. Yang sudah pasti dan telah teken kontrak adalah tim balap miliknya, Verstappen Racing, yang gabung Mercedes mulai musim 2026.
Kesepakatan ini terjadi sepekan setelah Verstappen ikut menguji Mercedes AMG GT3 di Sirkuit Estoril, Portugal.
Verstappen Racing adalah tim besutan juara dunia F1 4 kali itu di kancah balap ketahanan GT World Challenge Europe. Ini babak baru Verstappen dan tim balapnya. Verstappen sendiri belakangan juga suka balapan kelas GT3 dan Ke depan juga berencana ikut berkompetisi dalam beberapa race.
Dalam operasinya tim ini juga dibantu 2 Seas Motorsport yang sudah berpengalaman di kompetisi GT3.
Petinggi Mercedes AMG Costumer Racing, Stefan Wendl, menyambut antusias kolaborasi dengan lingkaran Verstappen dengan mengungkap target ambisius dibaliknya.
"Kami sangat senang Verstappen Racing sudah memilih Mercedes AMG," kata Wendl.
Dengan dukungan 2 Seas Motorsport yang telah meraih banyak kemenangan dan gelar bersama Mercedes, ia yakin dengan potensi tim Verstappen bersaing di level atas.
Pembalap binaan Verstappen, Chris Lulham akan meneruskan karir GT3-nya setelah semusim menimba pengalaman. Ia didampingi Daniel Juncadella yang sudah punya jam terbang tinggi di arena GT3. Pada beberapa event, termasuk Spa-Francorchamps 24H di Belgia, mereka akan didampingi pembalap penguji Mercedes Jules Gounon.
Lulham dan Juncadella mengaku sangat bergairah dengan kolaborasi Verstappen dengan Mercedes. Keduanya yakin tim ini akan kompetitif dan tak sabar menunggu kompetisi 2026 dimulai.
"Ini sebuah proyek besar dan hebat. Masukan langsung dari Max (Verstappen) sangat membantu," komentar Juncadella.
Verstappen sendiri tak terlibat dalam proses penandatanganan kerjasama ini. Tapi, bukan rahasia kalau ia adalah penggemar berat balap ketahanan. Ia bahkan mengaku GT3 adalah pilihannya jika nanti tak lagi balapan di F1. (r)