mobilinanews (Jakarta) - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meraih kesuksesan di tahun 2025. Angka penjualan mobilnyamenembus di atas 64.000 unit mobil.
Keberhasilannya mempertegas posisi Suzuki di dunai otomotif Indonesia. Angka di atas juga memberikan dampak positif bagi penguatan industri otomotif nasional.
Selain itu, penyerapan komponen lokal dan optimalisasi fasilitas manufaktur di dalam negeri juga menjadi hal yang diapresiasi, karena menjadi penggerak roda ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra, mengatakan, capaian penjualan yang baik itu menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap produk Suzuki.
“Membahas pencapaian sepanjang 2025, lebih dari 64.000 unit mobil Suzuki telah terjual kepada konsumen di dalam negeri dengan berbagai model yang ditawarkan. Fakta menarik dari produk-produk yang kami tawarkan adalah 88% dari total penjualan merupakan hasil yang diproduksi nasional,” papar Dony di Jakarta.
Dominasi New Carry dan New XL7
New Carry tetap manjadi raja di Suzuki. Konsistensi penjualannya terlihat dari kontribusi 47% dari total penjualan ritel.
Angka ini merefleksikan tingginya kebutuhan pasar terhadap kendaraan niaga yang tahan lama dan efisien dalam biaya operasional.
Selanjutnya, ada New Suzuki XL7 menjadi penyumbang terbesar di kategori ini dengan porsi 20%, mengakomodasi kebutuhan konsumen akan mobil keluarga 7 penumpang yang fungsional.
Suzuki Fronx yang lahir Mei 2025 menjadi idola baru. Dalam tujuh bulan perjalanannya hingga Desember, ia mencatatkan penjualan hampir 10.000 unit atau setara 14% dari total penjualan Suzuki.
Mobil produksi terbaru asal Cikarang ini menarik, karena tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus diproyeksikan untuk pasar ekspor ke berbagai negara.
Selain popularitas model SUV, tahun 2025 juga menjadi momentum penting bagi adopsi teknologi elektrifikasi di Indonesia.
Ketersediaan varian teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) pada model-model kunci seperti Grand Vitara, New XL7, dan Fronx berhasil mengubah perspektif konsumen tentang kendaraan yang efisien namun tetap terjangkau.
Bagi Suzuki, penerimaan terhadap teknologi hybrid positif. Berdasarkan data dari Gaikindo, enam dari sepuluh pembeli mobil penumpang Suzuki kini menjatuhkan pilihannya pada varian hybrid.
"Hal ini menjadi bukti bahwa masyarakat kini bisa menikmati efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik, sekaligus ikut memberikan kontribusi nyata dalam pengurangan emisi karbon melalui kendaraan yang mereka gunakan sehari-hari,” tutup Dony.